PERAN AKTIF PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA

Balikpapan, Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, yang diwakili Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini, membuka 3 rangakaian kegiatan, Peningkatan kapasitas Pemuda dalam penguatan Ideologi Pancasila, Moderasi Beragama, Peningkatan Kreativitas Pemuda dalam Strategi Konten Digital yang dilaksanakan di gedung A ,Institusi Teknologi Kalimantan (ITK) KM.15 Karang Joang. Selasa, (23/6/2025).

Dalam upaya bertujuan menciptakan pemuda yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas ideologis yang kuat dan wawasan kebangsaan yang luas, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Disporapar Balikpapan, Wahyu Mulia Doni Saputra, Kepala Biro Akademik dan Umum ITK, Yuspian, Kepala Kesbangpol Balikpapan, Sutadi.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dibekali tidak hanya dengan ilmu dan keterampilan digital, tapi juga dengan nilai-nilai dasar Pancasila dan semangat persatuan dalam keberagaman,” ujarnya Sri Wartini, ketika membuka kegiatan tersebut.

Mewakili bidang Pemberdayaan Pemuda, Hasbar, menyampaikan kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 24 - 26 Juni mendatang, salah satu fokus utama kegiatan ini adalah penguatan moderasi beragama yang dikemas dalam bentuk dialog lintas agama dan workshop toleransi berbasis digital. Pemuda dari berbagai latar belakang agama terlibat aktif dalam menyuarakan pentingnya hidup rukun dan damai di tengah perbedaan.

Selain itu, untuk mendorong kreativitas, program pelatihan konten digital seperti pembuatan video edukatif, desain kampanye sosial, dan manajemen media sosial juga digelar. Banyak peserta muda memanfaatkan pelatihan ini untuk menciptakan konten yang mempromosikan nilai-nilai Pancasila dan toleransi secara menarik di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.

Salah satu peserta, Ayu Pratiwi, mahasiswa asal Balikpapan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantunya dalam mengembangkan keterampilan komunikasi digital sekaligus memperkuat kesadaran berbangsa.

“Saya jadi tahu bagaimana menyampaikan pesan tentang toleransi dan kebangsaan dengan cara yang menarik dan sesuai dengan bahasa anak muda masa kini,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan agar program serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sebagai agen perubahan di tingkat lokal maupun nasional.

Dengan semangat kolaboratif dan nasionalisme yang kuat, pemuda Kaltim terus menunjukkan bahwa mereka siap menjadi garda depan dalam menjaga keutuhan bangsa dan menjawab tantangan zaman melalui inovasi dan solidaritas.

Kegiatan ini juga akan berlangsung di berbagai kota dan kabupaten di Kalimantan Timur, seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Bontang. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan organisasi kepemudaan, komunitas digital, dan lembaga keagamaan dalam menyelenggarakan pelatihan dan diskusi publik yang mendorong nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan di kalangan generasi muda.