PEMUDA KOTA BANGUN HARUS TERUS MEMBANGUN

KOTA BANGUN-45 pemuda Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, menjadi yang pertama mendapat sentuhan Pelatihan Kecakapan Hidup tahun 2024 yang merupakan Program Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Bidang Pengembangan Pemuda.
Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma ketika membuka kegiatan tersebut berpesan kepada peserta bahwa yang bisa membangun Kota Bangun dan mengenalkan ke dunia luar adalah anda sendiri sebagai pemuda yang lahir dan besar di sini.
“Anda harus punya kualitas dan skill yang menjadi nilai lebih dari yang lain. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur fokus pada peningkatan life skill atau kecakapan hidup bagi pemuda sebagai masa depan Kaltim bahkan Indonesia,” pesan Rahman.
Kota Bangun, tambahnya, merupakan wilayah yang strategis, dimana perekonomian jual beli masyarakat tersambung antara kota dan wilayah di pinggir sungai.
“Terkait masalah pemuda, anda harus terdepan dalam mengenalkan wilayah anda, baik melalui media sosial maupun media lainnya sehingga Kota ini akan terus bangun dengan ketertarikan dari wisatawan untuk mengeksplore wisata alami yang banyak di sekitar Kota Bangun”jelasnya.
Menutup sambutannya, AHK yang tahun 1988 pernah mengabdi di Kota Bangun sebagai Penyuluh Lapangan, meminta peserta untuk.mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya sehingga ilmu, wawasan yang didapat akan bermanfaat bagi orang sekitar khususnya kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Teruslah belajar dan berkembang, dan selalu ada ruang untuk perbaikan. Jadilah pembelajar yang gigih, dan pembawa perubahan yang positif bagi komunitas, daerah, dan negara kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda, Rasman, melaporkan untuk tahun 2024 ini sebanyak 3.500 peserta akan mendapat pelatihan Kecakapan Hidup dengan jenis pelatihan menyesuaikan kebutuhan daerah masing-masing.
"Untuk Kota Bangun jenis pelatihan yang dilaksanakan adalah pengolahan dan pemasaran hasil ikan air tawar, termausk di Muara Wis, Muara Muntai serta Jempang Kutai Barat yang dilaksanakan 2 mi ggi ke depan," lapornya.
Camat Kota Bangun, Mawardi menyambut baik kegiatan pelatihan ini, dan meminta peserta dapat mengapliasikannya setelah pelatihan.