SELEKSI PASKIBRAKA PROVINSI KALTIM DIPASTIKAN PROFESIONAL TANPA TITIPAN

BALIKPAPAN- Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah berlangsung di sejumlah Kabupaten dan Kota se Kaltim.
Setelah Samarinda, Penajam Paser Utara, minggu ini berlangsung seleksi di Kabupaten dan dan Kota, masing-masing Balikpapan, Kutai Barat, Mahakam Ulu serta Kabupaten Paser.
“Saya secara tegas telah mengatakan tidak akan menerima dan mentolerir adanya titipan. Ini sudah kami lakukan sejak beberpa tahun terakhir. Hasilnya jelas semua peserta seleksi memiliki kesempatan yang sama tanpa melihat latar belakang orang tua atau kerabatnya. Kita lakukan secara profesional,” tegas Agus saat memantau langsung jalannya seleksi Paskibraka di Kota Balikpapan.
Dirinya juga menyampaikan bahwa proses seleksi tahun ini merupakan tahun transisi pelaksanaan seleksi yang sebelumnya dari Dispora, tahun depan akan dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol)
“Dari rakor Dispora se Kaltim yang juga melibatkan Badan Kesbangpol, kami bersepakat proses pengalihan atau transisi dilakukan secara bersama-sama. Dimana dalam melakukan seluruh tahapan proses pembentukan Paskibraka, Dispora melibatkan Badan Kesbangpol  demikian juga sebaliknya dengan memperhatikan Surat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri nomor 000.10.3/376/polpum,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan seleksi, Agus Tianur mengatakan pihaknya melakukan “jemput bola” artinya memilih langsung di setiap Kabupaten dan Kota terhadap calon yang memang layak dan pantas.
Ini katanya merupakan upaya untuk mendapatkan yang terbaik dan pantas mengibarkan Merah Putih di tingkat Provinsi. Pihaknya tidak lagi menunggu sodoran Kabupaten Kota. Hasilnya dapat dilihat di beberapa tahu terakhir kualitas nya meningkat.
“Bagi yang terpilih jangan terlalu berbangga hati, sementara bagi yang belum, jangan berkecil hati, karena kesempatan berbakti ada di mana saja dan melalui apa saja,”pungkasnya.
Selanjutnya, proses seleksi akan berlangsung di Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Berau. (rdi/ppiddisporakaltim)