WAGUB HADI SAMPAIKAN CERAMAH RAMADHAN DI MASJID AL-INTSAR STADION SEMPAJA

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, Senin (20/5) bertepatan dengan 16 Ramadhan 1440 Hijriah, bertindak sebagai Penceramah Ba'da Shalat Isya di Masjid Al-Intsar Kompleks stadion Madya Sempaja.

Dalam ceramahnya, Ustadz Hadi Mulyadi menyampaikan tiga poin penting yakni kewajiban membaca shalawat setelah nama Nabi Muhammadﷺ disebut. "Allah سبحانه و تعالى ber dalam Al-Quran Surah Al Ahzab ayat 56 ”Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,"sampainya.

Lebih lanjut, Ustadz Hadi Mulyadi menjelaskan bahwa shalawat dari Allah سبحانه و تعالى merupakan rahmat, sementara dari para malaikat ialah istighfar dan kemudian dari orang-orang beriman adalah doa.

"Jadi kaum mukminin diminta untuk mendoakan Nabi Muhammadﷺ agar senantiasa bertambah keagungan dan kemuliannya. Bahkan Rasulullah bersabda sebagaimana diriwayatkan HR. Muslim bahwa "Siapa yang bershalawat atasku satu kali shalawat maka Allah akan bershalawat atasnya sepuluh kali.” kemudian HR. Tirmidzi “Manusia yang paling utama pada hari kiamat adalah oang yang paling banyak bershalawat,"lanjutnya.

Point ke 2 yang disampaikannya pada kesempatan tersebut yakni kewajiban berbakti kepada orang tua atau Birrul walidain sebagaimana Firman Allah سبحانه و تعالى dalam Q.S. Al-Israa ayat 23 hingga ayat 24.

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil,"kutipnya.

Lebih lanjut disampaikannya ada 5 keutamaan berbakti kepada orang tua yakni yang pertama merupakan amal yang paling utama, kedua ridha Allah bergantung kepada ridha orang tua, ketiga berbakti kepada orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami, kemudian yang keempat akan diluaskan rejeki dan dipanjangkan umurnya, dan yang terakhir akan dimasukkan ke surga oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

Mengakhiri ceramahnya, Ustadz Hadi Mulyadi menyampaikan point penting yang ketiga yakni celaka orang yang berpuasa di bulan ramadhan tapi tidak diampuni dosanya.

"Barangsiapa dari kita menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan sungguh-sungguh akan diampuni dosanya. Tapi orang yang tetap melakukan perbuatan dosa, tidak Shalat Tarawih dan tidak melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, mereka tidak akan diampuni dosanya, mereka tentunya termasuk orang yang celaka karena Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun," tutupnya. (rdi)  

Baca Juga :