TIM RUMUSKAN PERSIAPAN SELEKSI CALON PASKIBRAKA NASIONAL

SAMARINDA- Setelah melalui rangkaian seleksi bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat Kabupaten dan Kota yang akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi sejak Maret hingga April, Tim Seleksi Paskibraka Provinsi melakukan rapat persiapan seleksi untuk ke tingkat nasional.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Hardiana Muriyani dan diikuti oleh seluruh anggota tim diantaranya dari Korem 091/Aji Suryanata, Polresta Samarinda dan Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Kaltim serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kaltim.

Dikatakan Hardina bahwa seleksi kemampuan baris berbaris, tes Pancasila dan psikologi akan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Mei 2021 secara virtual.

“Setiap Kabupaten dan Kota diminta memfasilitasi capas yang terpilih untuk mengikuti tahapan seleksi sesuai waktu yang ditentukan, hari pertama kita fokus pada kemampuan baris berbaris dan tes pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Kaltim, selanjutnya pada hari jumat akan dilakukan tes psikologi,”jelasnya.

Untuk tes psikologi akan dibagi dalam dua tahap, dimana paginya seluruh pserta akan mengikuti tes psikologi secara tertulis kemudian siang harinya mengikuti tes wawancara oleh psikolog dari HIMPSI Kaltim.

Dijelaskan Perwakilan Himpsi Kaltim, Syan Putri bahwa dalam tes tertulis akan dilihat sejumlah kepribadian dari calon paskibraka.

”Selanjutnya dalam tes wawancara kita akan gali lebih dalam lagi kepribadian mereka sebagaimana hasil tes tertulis yang mereka ikuti sebelumnya. Kita pastikan peserta tidak dapat berbuat curang, karena kita memiliki sistem yang telah terpadu dan dapat melihat aktifitas mereka selama seleksi meskipun dilakukan secara virtual,”lanjutnya.

Sementara dari tim pelatih masing-masing Serma Suhariyono dari Korem 091/AASn dan Bripka Febriyanto dari Polres Samarinda menyampaikan pelaksanaan tes kemampuan baris berbaris meski virtual tidak akan mengurangi tim pelatih dalam melakukan penilaian.

“Kita akan menyampaikan gerakan-gerakan yang harus dilakukan capas, kita akan lihat kesigapan mereka, kebenaran dalam penerapan baris berbaris serta tentu posisi badan yang benar saat mempraktekkannya,”kata Febriyanto.

Tim juga memastikan bahwa untuk jaringan internet yang akan dipusatkan di Kantor Dispora telah siap dan tidak mengganggu jalannya proses seleksi yang dilakukan secara virtual guna mematuhi protokol kesehatan ini.

“Semoga di hari H pelaksanaan semua jaringan dan pasokan listrik aman terkendali, sehingga proses seleksi dapat berjalan sesbagaimana yang kita rencanakan,"pungkas Hardiana. (rdi/ppsiddisporakaltim)