SYIRAJUDIN TUTUP SELEKSI JPI KABUPATEN KUBAR DAN MAHULU

SAMARINDA- Seleksi Jambore Pemuda Indonesia (JPI) untuk Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat secara resmi ditutup Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, H Muhammad Syirajudin, di Aula Kantor Dispora Kaltim, Jum'at (24/7/2020).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya kegiatan ini awalnya akan dilaksanakan di di Tenggarong Kabupaten Kutai kartanegara pada 29 Maret s.d 2 April 2020 lalu, namun mewabahnya virus Covid-19 membuat Jambore Pemuda Daerah (JPD) di Kukar dibatalkan karena tidak memungkinkan dilaksanakan dengan cara mengumpulkan peserta melebihi batasan yang telah ditentukan.

Untuk menyikapi hal tersebut, selanjutnya pelaksanaan kegiatan seleksi JPD di Kabupaten dan Kota lainnya akan dilaksanakan dalam bentuk kunjungan langsung oleh tim seleksi yang terdiri dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim untuk tes seni budaya, Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmul untuk tes bidang bahasa inggris, kemudian tes bidang pengetahuan umum atau  psikotes oleh IAIN Samarinda, dan tes kesehatan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda dengan waktu pelaksanaan dari bulan Juli hingga September 2020 di masing-masing Kabupaten dan Kota.

Dalam sambutannya, Syirajudin menyampaikan bahwa hasil seleksi baru akan diumumkan setelah semua Kabupaten dan Kota menjalani seleksi sebagaimana jadwal yang telah diatur oleh panitia pelaksana.

"Hasil seleksi kita sampaikan setelah seleksi seluruh Kabupaten dan Kota. Tim seleksi akan berangkat secara terjadwal dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan mengingat pandemi Covid 19 yang melanda dunia tak terkecuali di Kalimantan Timur,"katanya dihadapan para peserta.

Selama pelaksanaan seleksi JPI di laksanakan sesuai dengan protokol tetap kesehatan di bidang kepemudaan dari kementerian pemuda dan Olahraga.

Dan untuk itu, panitia memberikan perlengkapan seperti masker, hand sanitizer (cairan pembersih tangan), face shield (pelindung muka) dan pengukuran suhu badan serta beberapa peserta membawa surat keterangan non reaktif berdasarkan hasil rapid test (test cepat).

Nantinya mereka yang terpilih akan menjadi wakil Kaltim di Jambore Pemuda Indonesia yang diagendakan akhir tahun 2020 dengan salah satu calon tuan rumah Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara, namun hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Kemenpora RI.

"Hingga saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait pelaksanaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2020, namun demikian apabila nantinya dibatalkan dan diaksanakan tahun 2021, maka peserta hasil seleksi tahun ini yang akan berangkat sebagai wakil Benua Etam,"ujarnya.

JPI adalah upaya untuk meningkatkan kemandirian dan menjauhkan pemuda dari perilaku-perilaku yang destruktif, dengan tujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan sekaligus membuka wawasan baik di tingkat Daerah maupun Nasional.

Kaltim sendiri pernah menjadi tuan rumah JPI di tahun 2013 lalu yang dipusatkan di Kompleks Stadion Utama Palaran, bahkan saat itu peserta tak hanya dari Indonesia, namun juga diikuti pemuda dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN ditambah India.

Kala itu bendera raksasa yang turut dikibarkan berukuran 2.128 meter persegi dengan panjang 70 meter dan lebar 30,4 meter yang memecahkan rekor bendera terbesar di dunia ada di Meksiko, dengan dimensi 2.100 meter persegi. (rdi)