SETKAB RI DAN KEMENKO PMK HIMPUN DATA SARPRAS PASCA PON DI KALTIM

SAMARINDA- Sekretariat Kabinet dan Kementrian Koordinator Bidang pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, malkukan kunjungan ke Kalimantan Timur dalam rangka mendapatkan rekomendasi di bidang olahraga terkait pengelolaan dan pemanfaatan  sarana stadion olahraga.

Tim diantaranya terdiri dari Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Sekretariat Kabinet RI, Theodorus Djoko R didampingi Analis Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Iqbal Jafar. Sementara dari Kemenko PMK hadir Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Suwito, didampingi Pengelola Bahan Kebjakan Pembinitan dan Iptek Olahraga, Ika Rudi Mahendra serta Analis Keolahragaan, Ahmad Hidayatullah.

Setelah berkunjung ke Kota Balikpapan, Kamis (15/10/2020), tim berkunjung ke Samarinda tepatnya ke Unit Pelaksana Tekhnis Dinas Pengelola Prasarana Olahraga (Uptd PPO) Dispora Kaltim.

Dalam suasana gerimis yang membasahi Kota Tepian,  tim langsung menuju Stadion Madya Sempaja dan diterima oleh Kepala UPTD PPO, Sayid Husein Sadly didampingi Kepala Seksi Pengelola Stadio Madya, Syarifuddin Achmad di Kantor UPTD PPO gedung Stadion Sepakbola Madya Sempaja.

Disampakan Suwito, bahwa kedatangan tim dalam upaya mendapatkan data dan informasi terkait pengelolaan dan pemanfaatan prasarana dan sarana olahraga, khususnya stadion yang dibangun untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional.

“Kami bermaksud melaksanakan kegiatan pengumpulan data dan informasi pengelolaan dan pemanfaatan prasarana dan sarana olahraga pasca penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional, tentu diantaranya Stadion Madya Sempaja dan Stadion Utama Palaran,”jelasnya

Hal ini lanjutnya dalam rangka penyusunan rekomendasi kebijakan di bidang oiahraga, dimana kegiatan dimaksud juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas tanggal 23 April 2020 lalu untuk memberikan perhatian khusus dalam hal pemeliharaan atau penanganan manajemen venue pasca penyelenggaraan PON.

Husein menyambut hal tersebut, dikatakannya bahwa perihal pemeliharaan dan pemanfaatan stadion untuk bisa di maksimalkan dengan bantuan APBN Pusat, karena daerah juga memiliki keterbatasan anggaran dalam melakukan pemeliharaan, apalag saat ini anggaran lebih dipfokuskan untuk penaganan pandemi covid 19.

“Kami berharap agar Pemerintah Pusat juga dapat memberikan perhatian berupa bantuan anggaran pemeliharaan stadion. Pemprov Kaltim juga sudah pernah melakukan sejumlah upaya untuk dapat dikerjasamakan dengan pihak ke tiga, namun belum menemui kesepakatan. Ada investor nasional yang datang, namun dalam perjalanannya, kerjasama urung terwujud,”tambahnya.

Usai berbincang, tim bersama-sama dengan didampingi Kepala UPTD PPO melakukan peninjauan langsung ke Stadion Madya Sempaja dan Stadion Utama Palaran.

Tak hanya Kaltim, tim juga melakukan pengumpulan data dan informasi mengenai pengelolaan sarana dan prasaran olaharag pasca PON ke sejumlah daerah yang pernah menjadi tuan rumah event olahraga nasional 4 tahunan tersebut. (rdi)