Seputar Dispora

Semangat Bersama Bangun Prestasi PON

Dispora Management | Kamis, 14 April 2016 - 09:20:42 WIB | dibaca: 842 pembaca

SAMARINDA- Dengan semangat juang dan kebersamaan dilakukan semua pihak, mulai pengurus KONI Kaltim dan Kabupaten/Kota, Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) dan Pemerintah Daerah serta pihak swasta, diyakini mampu membangun prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar) tahun ini.

Keyakinan ini disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak ketika menghadiri pembukaan Rapat Anggota KONI Kaltim 2016 di Samarinda, baru-baru ini. Awang mengatakan kerjasama semua pihak diperlukan, agar prestasi yang diinginkan mudah dicapai.

“Mari bersatu. Kita siapkan fisik, mental dan teknik para atlet untuk mendulang prestasi di PON Jawa Barat nanti. Karena, persiapan ini hanya sampai awal September tahun ini. Saya yakin kita bisa,” kata Awang Faroek Ishak.

Menyukseskan prestasi yang diinginkan itu, juga diperlukan dengan cara berlatih yang baik dan penuh semangat. Apalagi diketahui Kaltim hingga saat ini sudah meloloskan 647 atlet dan 144 pelatih dengan jumlah cabor yang diturunkan 42 cabor.

Angka tersebut, menurut Awang cukup membanggakan. Karena dengan jumlah atlet dan cabor yang saat ini lolos ke PON Jabar diyakini Kaltim mampu mempertahankan posisi 5 besar dan terbaik di luar Pulau Jawa.

“Kita harus fokus. Semua cabang olahraga mulai saat ini harus fokus hingga September nanti. Karena September dilaksanakannya PON di Jawa Barat. Dengan begitu, prestasi di PON dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” jelasnya.

Selain itu, ke depan untuk mendukung prestasi olahraga Kaltim. Pembinaan atlet muda juga terus dilakukan. Saat ini, Pemprov Kaltim telah melakukan, melalui pembinaan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional.

Sekolah yang operasionalnya dimulai sejak tahun 2010, tentu sudah membuahkan hasil. Tahun 2012 lalu di Riau anak-anak SKOI mampu menyumbang 11 persen atau 5 keping medali emas. “Tahun ini saya berharap prestasi tersebut dapat terulang di mana 42 atlet SKOI dan 24 alumni SKOI bergabung dalam 600 atlet Kaltim di Tim PON,” jelasnya.

Kaltim patut berbangga hati dengan keberhasilan atlet-atlet Benua Etam dalam mendulang medali dan membawa Kaltim ke posisi 5 besar dengan perolehan 44 medali emas, 45 medali perak dan 50 medali perunggu dalam PON XVIII 2012 di Riau.

Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya menegaskan tahun ini puncak pembuktian pembinaan atlet Kaltim di PON Jawa Barat. Karena itu, dalam Rapat Anggota KONI Kaltim tahun ini diharapkan dapat merumuskan strategi apa yang mampu dilakukan agar Kaltim mampu mempertahankan prestasi yang telah dicapai sebelumnya.

Sementara Wakil Ketua II KONI Pusat Dody Usodo Argo meyakini Kaltim mampu melebihi target yang diinginkan, yakni tidak menutup kemungkinan Kaltim dapat meraih kembali posisi ke 3 besar.

“Kalau melihat peluang di PON nanti, Kaltim sangat berpeluang ke posisi 3 besar. Alasannya, jika melihat atlet yang lolos di Pra PON. Meski saat ini Kaltim telah dipecah menjadi dua dengan Kaltara. Namun, jumlah atlet yang lolos Pra PON dibandingkan pada PON XVIII ada peningkatan hingga 200 atlet. Jadi, pada dasarnya, pembinaan atlet di Kaltim sangat bagus,” jelasnya.(***)