RAT KOPERASI PORA TAMA MANDIRI DISPORA KALTIM SEPAKATI POINT PENTING

Koperasi Pora Tama Mandiri (KPTM) Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur, Senin (24/6) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dihadiri Anggota, Pengurus dan Pengawas di Aula Kantor Dispora Kaltim, jalan KH Wahid Hasyim Stadion Madya Sempaja.

Kadispora Kaltim, M Syirajudin, selaku Pembina Koperasi, dalam sambutannya mengatakan KPTM Dispora Kaltim telah berjalan baik, hal ini dapat dilihat dari kinerja koperasi yang mengalami peningkatan serta dari segi keuangan dan manajemen yang terata secara sistematis meski usianya yang masih sangat muda.

"Saya mengharapkan agar ke depan semua bidang usaha yang telah diputusakan bersama sebagai bagian dari pengembangan KPTM Dispora Kaltim dapat berjalan yang tentunya akan mempengaruhi terhadap kinerja KPTM ke arah yang lebih baik,"ujarnya.

KPTM sebagai badan usaha yang merupakan milik anggota harus mengedepankan peran serta anggota secara terarah, karena koperasi akan semakin besar apabila anggota turut berperan aktif didalamnya. Pengurus memiliki tugas dan tanggung yang jawab yang besar agar anggota dapat merasa nyaman dan terlayani dengan baik.

Sementara Ketua Pengurus KPTM Dispora Kaltim, Tri Ratnaningtyas, dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam RAT kali ini dibahas beberapa hal diantaranya laporan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2018 serta Rencana Kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi Tahun Buku 2019, Sisa Hasil Usaha dibayarkan setelah dikurangi Pajak, penyesuaian besaran simpanan wajib anggota.

"Disamping itu, dalam RAT ini kita akan membahas bersama penyesuaian jumlah pengurus dan Pengawas, mengingat adanya Pengurus yang tidak terlalu aktif, kesmeuanya akan diputuskan bersama, dimana sesuai tata tertib yang telah kita syahkan bersama, bahwa anggota yang hadir dalam RAT harus 50% plus 1, dan RAT kita telah memenuhi kuorum dengan jumlah anggota hadir 98 orang dari 180 anggota. Kami sampaikan pula bahwa Sisa hasil usaha (SHU) sebesar 14, 9 juta Rupiah"jelasnya.

Disampaikan Tri, bahwa saat ini keanggotaan KPTM sampai akhir Tahun Buku 2018 tercatat sebanyak 180 orang anggota, jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang berjumlah 192 orang, maka jumlah anggoat mengalami penurunan yang disebabkan adanya pegawai Dispora Kaltim yang pindah kerja keluar daerah, pensiun dan tidak bersedia meneruskan menjadi anggota, kemudian perubahan alih kewenangan organisasi dimana UPTD SKOI Kaltim yang tadinya dibawah pembinaan Dispora beralih kewenangan pembinaannya pada Dinas Pendidikan.

Sementara itu, memperhatikan hasil pemeriksaan serta pengawasan pada KPTM sebagaimana telah diuraikan oleh Ketua Pengurus, maka Pengawas dalam laporannya yang dibacakan Ketua Pengawas, Fachruddin Djaprie, mengambil keputusan bahwa secara umum Pengurus Koperasi telah melakukan tugasnya dengan cukup baik.

"Kami dari Pengawas juga menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan kami, pengelolaan organisasi dan administrasi cukup baik namun perlu ditertibkan dan ditingkatkan lagi. Disamping itu masih adanya anggota yang tidak memenuhi kewajiban membayar angsuran pinjaman, sehingga terjadi tunggakan yang dapat menghambat kelancaran pemberian pinjaman kepada anggota lain. Saya juga meminta pengurus agar mengaktifkan semua badan usaha yang dimiliki sehingga mampu menunjang kinerja KPTM jauh leboh baik lagi,"ingatnya kepada Pengurus KPTM.

Setelah melalui pembahasan yang cukup banyak, RAT KPTM menghasilkan sejumlah kesepakatan diantaranya jumlah pinjaman yang diberikan mengalami peninggkztan menjadi Lima Juta Rupiah yang tadinya hanya Tiga Juta Rupiah, kemudian simpanan wajib anggota dinaikkan dari 20 Ribu Rupiah menjadi 50 Ribu Rupiah setiap bulannya, serta perampingan jumlah pengurus dari 7 orang menjadi 5 orang, dan pengawas dari 9 orang menjadi 5 orang.(rdi)

Baca Juga :