Peserta JPI asal Kaltim dilepas Kadispora, Dikunjungi Menpora

14 Pemuda terbaik Kalimantan timiur yang terpilih mengikuti Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dari tanggal 5 hingga 11 Oktober 2018 mendatang di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung dan bergabung dengan 550 peserta lainya dari 33 Provinsi ditanah air, Kamis (4/10) lalu dilepas Kadispora Kaltim, Syirajudin, di aula Dispora Kaltim.

Pada acara pelepasan yang berlangsung sederhana tersebut, para peserta menampilkan senam poco-poco dan drama musical yang akan menjadi andalan Kaltim di JPI nanti, guna meraih hasil maksimal dan kembali menjadi Juara Umum.

Syirajudin berpesan kepada peserta JPI kaltim untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Kaltim di JPI nanti, sehingga peserta lain berkeinganan untuk datang ke Kaltim dan melihat potensi kekayaan pariwisata Kaltim yang indah dan sangat alami.

“Kalian merupakan presentasi Kaltim di JPI nanti, jadi apapun yang kalian lakukan dan kalian tunjukkan selama di sana, akan menadi penilaian peserta lain terhadap Pemuda Kaltim, jadi saya berharap kalian akan terus menjaga kekompakan, saling bahu-membahu dan bantu membantu satu sama lain, jaga kesehatan, serta jaga sikap dan perilaku kalian,”tegasnya.

Usai dilepas, 14 Pemuda tersebut dengan didampingi 2 Pegawai Dispora serta 2 Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Kaltim berangkat menuju Bangka Belitung. Pada saat transit di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta mereka sempat bersilaturrahmi dengan peserta JPI dari Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Riau.

Selanjutnya, peserta JPI Kaltim menempati tenda yang telah disiapkan di lokasi Perekmahan JPI yang berada di di lapangan GOR Junjung Besaoh Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Sabtu (6/10), Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahwawi membuka secara resmi kegiatan JPI, yang turut dihadiri Wakil Gubernur Kep. Bangka Belitung, Bupati banGka Selatan, serta peserta Kirab Pemuda 2018.

Dalam sambutannya, Menpora berpesan dan meminta agar keberadaan Jambore pemuda Indonesia (JPI) dapat memberikan dampak bagi masyarakat, harus bisa menjadi penggerak dalam kegiatan ekonomi, kegiatan sosial dan dalam kegiatan pengabdian lainnya dan menjadi teladan bagi pemuda lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Menpora juga mengajak para peserta dan masyarakat untuk mendoakan sebagai wujud simpati dan kepedulian kepada saudara-saudara mereka yang tidak bisa hadir yakni kontingen dari Palu, Sulawesi Tengah karena sedang menghadapi musibah bencana alam gempa dan tsunami.

Usai memberikan sambutan, kegiatan pembukaan JPI resmi dilaksanakan yang ditandai dengan pemukulan bedug dan pemberian cendera mata. Menpora didampingi oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Bupati Bangka Selatan menyempatkan diri melihat stand peserta jamboree tyermasuk diantaranya stand peserta JPI Kaltim, dan menerima kenang-kenangan. (rdi)