PEMUDA PELOPOR UTAMA MELAWAN COVID 19

BALIKPAPAN- Bertempat di aula Kantor Wali Kota Balikpapan, 6 (enam) pemuda Kota Minyak maksimalkan potensi dirinya dalam mengikuti tahapan seleksi calon peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur.

Seleksi yang dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid 19, menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi seluruh yang terlibat.

Dalam acara pembukaan yang berlangsung Rabu (30/9/2020) ini, Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, menyinggung mengenai wabah Covid 19 yang tengah melanda, dimana Kaltim saat ini masuk dalam 10 besar angka terkonfirmasi positif.

"Seleksi calon peserta JPI di Jambore Pemuda Daerah pada kali ini dilaksanakan dalam suasana sangat berat karena Covid 19, kita tak boleh main main. Salah satu masalah terbesar yang menjadi kendala kita dalam menuntaskan penyebaran virus ini adalah dengan disiplin dIri menetapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,"katanya.

Untuk itu, lanjutnya, sebagaimana tema JPD yakni pemuda maju melawan covid 19, pemuda harus menjadi pelopor utama melawan covid, karena pemuda memiliki imunitas tubuh yang mayoritas lebih baik.

"Rata-rata pemuda Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah pemuda karena imunnya bagus, namun jangan terlena karena merasa sehat, bisa jadi saudara justru menjadi pembawa bagi anggota keluarga lain yang lebih rentan,"tambahnya.

Oleh karenanya Rizal meminta pemuda peserta JPD turut mensosialisasikan  kebijakan covid khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.


"Siapapun yang terpilih saya ucapkan selamat, bagi yang belum terpilih jangan berkecil hati, anda adalah yang tebaik dari banyaknya pemuda di Kota Balikpapan, anda sudah terpilih diantara ribuan pemuda lainnya, teruslah mengembangkan diri,"pesannya.

Menutup sambutannya, Rizal mengingatkan nanti di era IKN, pemuda Kaltim sudah menjadi SDM yang tangguh, jangan sampai hanya menjadi penonton karena kualitas diri yang kalah bersaing, jadi harus lebih disiplin dan produktif sehingga mampu bersaing.

Sementara itu, Sekretaris Dispora, Aswanda, mengapresiasi pelaksanaan di Balikpapan, dimana baru pertamakali dari seluruh rangkaian kegiatan, Kepala Daerah hadir langsung dalam pembukaan seleksi.

"Balikpapan memang beda, dari seluruh rangkaian seleksi JPD, yang sudah berlangsung, apresiasi tinggi tentu kami sampaikan karena baru kali ini pimpinan daerah hadir langsung,"ujarnya.

Dalam sambutan Kadispora yang dibacakan Aswanda disebutkan bahwa kegiatan ini awalnya akan dilaksanakan di di Tenggarong Kabupaten Kutai kartanegara pada 29 Maret s.d 2 April 2020 lalu, namun mewabahnya virus Covid-19 membuat Jambore Pemuda Daerah (JPD) di Kukar dibatalkan karena tidak memungkinkan dilaksanakan dengan cara mengumpulkan peserta melebihi batasan yang telah ditentukan.

"Untuk menyikapi hal tersebut, selanjutnya pelaksanaan kegiatan seleksi JPD di Kabupaten dan Kota lainnya akan dilaksanakan dalam bentuk kunjungan langsung oleh tim seleksi yang terdiri dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim untuk tes seni budaya, Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmul untuk tes bidang bahasa inggris, kemudian tes bidang pengetahuan umum atau  psikotes oleh IAIN Samarinda, dan tes kesehatan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie,"katanya.

Hasil seleksi sendiri baru akan diumumkan setelah semua Kabupaten dan Kota menjalani seleksi sebagaimana jadwal yang telah diatur oleh panitia pelaksana. (rdi)