PEMUDA NAUNGAN DISPORA SATUKAN KOMITMEN BENTUK PANGKALAN PUNGUT SAMPAH SKM

SAMARINDA-Menindaklanjuti bakti sosial penenaman pohon serta pembersihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Karang Mumus beberapa waktu lalu, pemuda binaan Dispora Kaltim, Petani Milenial, kembali menemui Koordinator Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS SKM), Misman.
Dipimpin Muhammad Fadhil, Ketua Petani Milenial Kaltim, para pemuda tersebut menanyakan pangkalan pungut atau area yang akan dikelola oleh Pemuda Binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Peduli Lingkungan Semesta (Pena Perak Pelita).
Area aliran DAS Sungai Karang Mumus tersebut nantinya akan menjadi tanggung jawab Pena Perak Pelita untuk melalukan penanaman pohon di sepanjang aliran sungai serta membersihkan sampah-sampah yang banyak tergenang atau menyangkut di batang-batang kayu.
Misman menawarkan empat lokasi sebagai calon yang akan dikelola yakni area Betapus, Pemuda, Gelatik dan Bengkuring.
"Silahkan teman-teman diskusikan area mana yang akan dikerjakan. Kami sangat terbantu apabila nantinya dapat berjalan dengan baik sehingga aliran SKM akan semakin berjalan sesuai fungsinya dan mendukung kehidupan ekosistem yang ada didalamnya,"ujar Misman.
Diceritakannya bahwa Gerakan Memungut Sehelai Sampah (GMSS) yang dicanangkan beberapa tahun lalu ini untuk membangun penyadaran sekaligus mengajak agar masyarakat Samarinda tidak membuang sampak ke sungai.
“Tentunya dengan makin banyak yang peduli dan ikut memungut sampah, maka aliran air akan semakin lancar dan tentu semakin banyak masyarakat yang tidak akan membuang sampah ke sungai. Alhamdulillah Pemuda Binaan Dispora Kaltim langsung menanggapi program yang kami tawarkan sehingga dapat turut menjaga SKM bersama-sama,"ujarnya.
Kadispora Kaltim, Muhammad Syirajudin didampingi Kabid Pengembangan Pemuda, Hardiana Muriyani menyampaikan bahwa Dispora Kaltim bersama Pemuda berkomitmen penuh untuk mewujudkan pangkalan pungut ini.
"Kita tak ingin Pemuda Kalimantan Timur tidak mengerti dan tidak peduli dengan lingkungan hidup di sekitarnya. Mereka ke depan adalah tulang punggung negara dan bangsa, tentu dengan mereka memahami serta peduli maka masa depan lingkungan hidup juga akan cerah dan baik,"kata Kadispora.
Dirinya pun menegaskan akan terus melibatkan pemuda untuk setiap program peduli lingkungan yang ada pada Dispora Kaltim sebagai bentuk pengembangan dan pemberdayaan generasi muda yang terarah dan terprogram secara berkesinambungan.
Fadhil pun menyambut baik program ini dan siap menggalang pemuda di Kaltim dibawah naungan Dispora Kaltim untuk mewujudkan program peduli lingkungan ini.
"Saya bersama teman-teman sangat menyambut baik program pangkalan pungut sampah dan sekaligus area pemeliharaan di sekitar DAS melalui penanaman pohon yang teratur dengan arahan dari Bang Misman nanti, semoga kami bisa komitmen menjalankannya," harap Pemuda yang juga aktif di Gekraf Kaltim tersebut.
Pada kesempatan pertemuan tersebut Fadhil didampingi sejumlah pemuda lainnya diantaranya Arip Nurrahma, Jamal, Hanif Sofian, Agus Riadi, Rico Samosir dan Bayu yang selanjutnya akan mempersiapkan hasil pertemuan dan menindaklanjuyinya bersama Dispora Kaltim dan Organisasi serta Komunitas Kepemudaan lainnya. (rdi)