PELATIHAN TELAH USAI, WAKTUNYA MENGAPLIKASIKANNYA

SAMARINDA-Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Hardiyana Muriani secara resmi menutup pelatihan Kecakapan Hidup Tata Kecantikan Rambut yang dilaksanakan selama 5 hari di salah satu hotel bilangan jl. Basuki Rahmad Samarinda, Senin (22/11/2021).

Kegiatan yang bekerja sama dengan LPK Rosalina Salon tersebut diikuti sebanyak 20 peserta perwakilan dari 10 Kabupaten dan Kota se Kaltim sejak Kamis, 18 November 2021 lalu.

“Alhamdulillah, pelatihan telah berakhir, waktunya para peserta mengaplikasikan ilmu yang didapat. Dispora Kaltim sangat berharap semoga dengan pelatihan ini dapat  mempersiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten menuju Ibu Kota Negara serta dapat membuka lapangan pekerjaan buat diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

Dirinya yakin dan percaya pada saatnya nanti, dengan kerja keras dan keseriusan para pemuda untuk menyongsong masa depan melalui pelatihan ini, dapat menambah semangat di tengah masa pandemi.

“Saya yakin peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah pemuda-pemuda luar biasa. Memiliki keinginan untuk maju dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kalian sangat luar biasa, dan  saya sangat senang dan bahagia bertemu dengan kalian, semoga nantinya saat kita bertemu lagi, kalian telah menjadi pemuda sukses,” harap Hardiana yang di”amiin”kan oleh seluruh peserta yang hadir.

Dirinya pun mengingatkan agar dalam merintis usaha tidak mengenal kata patah semangat. “Dalam dunia entrepreneur, jangan pernah menyerah atau patah semangat, jangan lesu dengan keadaan sekarang, hal-hal yang akan dilakukan jangan dipikirkan ruginya dulu. Pemuda harus berani dan berinovasi dengan hal yang baru,” pesannya.

Terima kasih pun disampaikannya kepada para pelatih yang cukup sabar dan telaten memberikan materi-materi pelatihan, meningkatkan kemampuan peserta, serta panitia yang juga terus mendampingi selama pelatihan.

Rusdiana, Ketua LPK Rosalina Salon berharap, para peserta dapat menciptakan peluang usaha sendiri, dan membuka pangan kerja, sehingga membantu pertumbuhan perekonomian di masyarakat. (ba/rdi/ppiddisporakaltim)