PASTIKAN KUALITAS PENERIMA PANJI KEOLAHRAGAAN, TIM AKAN LAKUKAN FACT FINDING

 SAMARINDA-Pemberian panji-panji keberhasilan pembangunan merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Kabupaten dan Kota yang berhasil melaksanakan program-program pembangunan di segala bidang.

Agenda rutin Pemprov Kaltim tersebut biasanya diserahkan kepada Bupati dan Walikota pada saat Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsj Kalimantan tanggal 9 Januari setiap tahunnya.

Sebagaimana surat Pj Sekretaris Daerah Pemprov Kaltim tentang Penilaian Panji Keberhasilan Pembangunan Kaltim Tahun 2020, Dispora Kaltim mulai bergerak dengan menyebar quisioner pengisian indikator penilaian yang telah ditetapkan oleh tim.

Salah satu panji yang menjadi tanggungjawab Dispora Kaltim adalah Panji Keolahragaan.

Untuk itu secara intens tim telah melakukan sejumlah rapat pembahasan indikator penilaian agar hasil yang didapat adalah daerah yang benar-benar peduli terhadap pembangunan keolahragaan.

Seperti pada Selasa (29/9/2020), dengan dipimpin Kabid Pembudayaan Olahraga, Sirajudin, selaku Ketua Tim Penilaian Panji Keolahragaan, tim kembali melakukan rapat sebelum terjun ke Kabupaten Kota guna melakukan pendampingan kepada Dinas yang menangani Keolahragaan dalam mengisi quisioner sekaligus Fact Finding atau pencarian fakta lapangan.

"Saya meminta agar tim bekerja profesional dalam melakukan pendampingan dan penilaian, sehingga hasil yang didapat dapat dipertanggungkawabkan dan penerima panji adalah daerah yang memang maksimal melakukan pembangunan di bidang keolahragaan,"kata Sirajudin kepada seluruh anggota tim di ruang rapat bidang Pembudayaan Olahraga.

Lebih lanjut, Sirajudin menyampaikan bahwa telah ada WA group yang berisi pejabat yang menangani keolahragaan di seluruh Kabupaten dan Kota se Kaltim.

"Sarana WA group ini untuk komunikasi agar semua yang disampaikan terkait panji-panji dapat diterima seluruh Kabupaten Kota, jadi tak ada alasan bahwa ada daerah belum terima atau belum jelas. Kecuali daerah yang memang tertutup karena Covid19 untuk kedatangan tim, maka kita tidak dapat lakukan penilaian, hal ini dapat kita maklumi juga sebabagai kebijakan pemerintah setemlat mencegah penyebaran Virus Corona,"tambahnya.

Sementara itu, Kasi Promosi Olahraga Dan Olahraga Prestasi, Rasman menyampaikan apabila dalam proses pendampingan dan penilaian nanti ada masukan dari Kabupaten dan Kota agar ditampung oleh tim.

"Setiap masukan agar ditampung, nanti akan kita bahas bersama, apabila baik dan positif dalam upaya mencapai hasil yang baik tentu tak menutup kemungkinan di tahun-tahun mendatang dapat kita masukkan sebagai salah satu indikator penilaian,"tutupnya.

Rapat yang diikuti oleh seluruh anggita tim penilai Panji Keolahragaan ini juga memutuskan membagi tim-tim kecil yang akan menyebar ke Kabupaten Kota melakukan penilaian dan pendampingan. (rdi)

Baca Juga :