Menpora Imam Nahrawi berkunjung ke SKOI Kaltim

Samarinda: Menpora Imam Nahrawi didampingi Staf Ahli Bidang Sumber Daya Keolahragaan Tunas Dwidharto menyambangi Asrama Sekolah Khusus Olahraga Nasional dan Internasional (SKOI) di kawasan Stadion Madya Sempaja, Minggu (8/3) pagi. Menpora juga menyambangi kantor Dispora Provinsi Kaltim yang berada di belakang Stadion Madya Sempaja.

Pada kunjungan tersebut Menpora disambut Kadispora Kaltim Fahruddin Djaprie, Anggota DPRD Kaltim Martin Billah, dan Asisten Kesra Bidang Olahraga Sekda Pemprov Kaltim Bere Ali. Di lokasi, Menpora menemui ratusan anak didik calon atlet, pelatih gulat, pelatih anggar, pelatih bulutangkis, hingga pelatih renang.

Usai menyalami ratusan atlet SKOI, Menpora memantau langsung asrama mereka lantai per lantai. Asrama tiga lantai tersebut dilengkapi ruang medis, massage sport, para dokter, dan perawat."Bagaimana sistem perawatan di sini, Pak?" kata Menpora ke Husin Shah, seorang perawat medis.

"Ruang medis ini selalu standby 24 jam, Pak. Selalu ada dokter dan perawat yang jaga untuk mengantisipasi kesehatan para murid. Apalagi jumlahnya ratusan, dan akan terus bertambah," tutur Husin.

Atlet yang tinggal dan dididik di Asrama SKOI di antaranya dari cabang olahraga anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, catur, gulat, judo, karate, kempo, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, sepatu roda, taekwondo, senam, tenis meja, wushu, dan tenis lapangan.

Imam Nahrawi langsung mengecek asrama dari kamar ke kamar, dari lantai satu hingga lantai empat. Asrama seluas 3 hektar ini menjadi satu-satunya andalan Kaltim menggembleng para calon atletnya. "Apa yang mau disampaikan ke saya?" tanya Menpora di hadapan ratusan siswa SKOI. "Fasilitas olahraga kami masih kurang, Pak," keluh seorang siswa. Menpora pun meresponnya dengan akan menugaskan salah satu deputi Kemenpora untuk menindaklanjutinya.

Menpora meminta para siswa mensyukuri fasilitas yang sudah ada. "Asrama ini luar biasa dibandingkan asrama yang lain. Asrama Ragunan di Jakarta tidak sebaik ini menurut saya. Tolong gizi para siswa juga diperhatikan," pinta Menpora kepada para pemangku asrama.

"Saya tadi melihat ke kamar-kamar, tolong AC-nya jangan terlalu lembab, jemuran dan kamar mandi saya lihat sudah cukup bersih. Saya meyakini 5-7 tahun mendatang kita akan banyak menyumbangkan emas dan prestasi, terutama dari Kaltim, kata Menpora. (zid/kemenpora.go.id)

Baca Juga :