MENPORA : SKO DAN PPLP, CANDRADIMUKA ATLET MASA DEPAN INDONESIA

Untuk kali kedua selama menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi berkunjung ke Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim dan Pusat Pembinaan Latihan Olahraga (PPLP) Kaltim.

Sebagaimana kunjungannya pada medio maret 2015 lalu, kunjungan kali ini, Selasa (21/5), guna melihat pengelolaan pembinaan atlet usia dini yang menggabungkan program pusat dan daerah di Provinsi Kaltim.

Disampaikannya bahwa kunjungannya tersebut terutama menyemangati para atlet dan pelatih yang merupakan calon duta olahraga Kaltim dan Indonesia di kancah internasional pada masa mendatang.

"Dengan melihat langsung dan berdiskusi dengan para atlet dan pelatih kita bisa mengetahui kekurangan dan kendala dalam proses pembinaan. Kita berharap SKOI dapat dikelola dengan baik agar menghasilkan atlet berprestasi," ujarnya ketika ditemui disela-sela kunjungannya, di Kompleks SKOI Kaltim, Palaran, Samarinda.

Dari diskusinya, Menpora mengaku sangat senang dengan semangat dan harapan atlet-atlet SKOI Kaltim, yang sama pernah dilihatnya 2015 silam.

"Masukan mereka perlu menjadi perhatian ditindaklanjuti dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait, termasuk masyarakat dan dunia usaha. Diantaranya terkait pemenuhan kebutuhan nutrisi, gizi, dan biaya uji tanding dan mengikuti pertandingan keluar daerah yang tentu membutuhkan perhatian sponsor khususnya dunia usaha yang ada di Kaltim. Tidak terkecuali perlu menjadi perhatian terkait peningkatan kapasitas pelatih SKOI dan PPLP agar menjadi pelatih bertaraf internasional,"katanya.

Saat ini Sekolah Khusus Olahraga (SKO) tersebar di sejumlah provinsi, sementara PPLP sudah ada di 34 provinsi, keduanya memiliki tujuan yang sama yakni membina atlet-atlet usia dini yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung daerah dan negara di bidang olahraga yang digeluti.

"Disinilah sesungguhnya kawah candradimuka lahirnya atlet masa depan Indonesia. Ditangan merekalah lahir cita-cita besar Indonesia meninggikan Merah Putih dan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di kancah dunia. Mereka yang akan meneruskan senior mereka berjuang di kancah ASEAN GAMES dan mengukir sejarah terpenting di Olimpade. Karenanya harus disemangati dan diberi perhatian," tegasnya.

Dalam kunjungannya, Menpora didampingi Deputi  Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, Plh Asisten I Sekprov Kaltim, M Sabani, Plh. Kadispora Kaltim, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Ketua Koni Kaltim, jajaran pejabat Dispora Kaltim dan KONI Kaltim. (rdi)