KONI KALTIM BERTANDANG KE DISPORA BAHAS PERSIAPAN TC PON

Samarinda-Dalam upaya mensukseskan prestasi Kalimantan Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 yang akan berlangsung di Provinsi Papua, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim dipimpin Ketuanya, Zuhdi Yahya, Senin (18/1/2021) siang bertandang ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.

Diterima Kadispora, Agus Tianur di Kantor Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Pengelola Prasarana Olahraga (PPO), tujuan kedatangan KONI Kaltim ini guna membangun komunikasi dan berkoordinasi sejumlah langkah persiapan desentralisasi dan sentralisasi atlet menuju PON Papua.

“Pertemuan ini juga menjadi silaturrahni pertama kami dengan Kadispora baru. Kami sampaikan bahwa Koni Kaltim sebagai induk organisasi olahraga prestasi yang bertanggung jawab dan menaungi seluruh cabang olahraga (cabor) prestasi di Benua Etam, saat ini focus mempersiapkan atlet-atlet terbaik dalam menghadapi multi event 4 (empat) tahunan PON,”jelas Zuhdi Yahya yang pada saat tersebut didampimngi Wakil Ketua V, H. Husinsyah, Sekretaris Afiat Mirsyam Rasyid serta Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Alfons T. Lung B.

Dismpaikan Zuhdi, bahwa tahap persiapan PON XX-2021 dibagi dalam 2 (dua) tahap yakni Trainning Centre (TC) Desentralisasi Mandiri yang telah dimulai Februari 2018 dengan bentuk latihan dilaksanakan secara mandiri oleh Pengprov Cabor dan dimonitoring oleh KONI Kalimantan Timur.

Selanjutnya tahap 2 yakni TC Sentralisas atau Pemusatan Latihan daerah (Puslatda) yang akan dilaksankan KONI Kaltim dengan perkiraan pelaksanaan kurang lebih 6 bulan sebelum keberangkatan ke PON Papua..

“Pada kesempatan ini kami laporkan Kalimantan Timur kan mengikuti 33 cabor, untuk proses sentralisai nantinya kami berencana untuk menggunakan venue Stadion Madya Sempaja dan Stadion Utama Palaran. Untuk itu, kami telah mempersiapkan sejumlah langkat terkait pelatihan di masa pendemi ini, diantaranya cabor yang menggunakan venue adalah yang telah menerima rekomendasi KONI, Atlet menyanggupi memenuhi protokol kesehatan, serta adanya kartu identitas khusus bagi atlet PON,”jelasnya.

Sementara untuk penginapan atlet selama sentralisasi, rencananya akan menggunakan dua asrama atlet di Kompelks Stadion Sempaja, serta Asarama SKOI untuk atlet yang berlatih di Stadion Utama Palaran.

Menanggapi sejumlah hal tersebut, Agus Tianur menyambut baik rencana yang telah disusun oleh KONI Kaltim untuk sukses pada PON 2021 di Papua.

“Yang utama dan yang pertama adalah soliditas dan sinergitas yang telkah terbangun selama ini tentu akan kita jaga dan terus kita kembangkan. Saya menyambut baik, dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Timur, ke depan insya Allah kita akan sering berkomunikasi, baik dalam rapat kerja atau saling berkunjung ke kantor masing-masing,”ujar mantan kabid Peningkatan Prestasi Koni Kaltim tersebut.

Untuk penggunaan Kompleks Stadion utama dan Madya oleh atlet PON sudah sewajarnya, karena menurut Agus atlet Kaltim akan membawa dan mengibarkan bendera Ruhui Rahayu di ajang olahraga terbesar di tanah air tersebut.

“Kami ingatkan, berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Satgas Covid-19, atlet harus mematuhi protoKol kesehatan selama berlatih, hal ini tentu kita pahami bersama bahwa tujuannya adalah untuk kebaikan dan tindak lanjut jangka panjang penggunaan stadion. Jangan sampai ada yang lalai, justru menjadi bumerang buat program yang sudah disusun,”pesan Agus.

Agus yang didampingi Kasi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi Rasman serta Kasi pengelola Stadion Madya Syarifuddin Achmad pun meminta KONI segera menyusun rencana penggunaan fasilitas venue dan asrama yang akan digunakan, karena hal tersebut untuk mempermudah Dispora Kaltim melalui UPTD PPO menyusun penggunaan fasilitas yang digunakan. (rdi)