Kemenpora Kembali Cari Mutiara Terpendam Di Pulau Derawan

Kesuksesan 2 (dua) atlet layar Kaltim Nenni Marlini dan Nugie Triwira menembus Asian Games 2018 Jakarta-Palembang berhasil menarik perhatian Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) Republik Indonesia untuk mencari bakat-bakat terpendam lainnya. Pulau Derawan yang berada di utara Kabupaten Berau Kaltim pun menjadi sasaran, dimana daerah ini telah ditetapkan Pemprov Kaltim sebagai pusat pengembangan olahraga air, seperti selam, selancar angin, selam, dayung dan ski air.

Dengan dipimpin instruktur ahli Drs. Tri Aprilijanto Utomo, M.Kes., Ph.D dari Universitas negeri Surakarta (UNS) bersama dengan legenda olahraga tanah air, pemegang rekor lari 100 m dan masih tercatat sebagai manusia tercepat Asia tenggara Suryo Agung Wibowo, Serta peraih 2 medali emas sea games dan perunggu Asian games cabor taekwondo Sinta Berliana Herru, melakukan tes pemanduan bakat kepada 400 pelajar Kecamatan Pulau Derawan yang berusia 11-14 tahun.

Wakil Kepala Sekolah SKOI Kaltim, Hendra Saputra mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mencari bibit-bibit prestasi potensial yang dapat membela olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

"Kegiatan tes pemanduan bakat di Kecamatan Pulau Derawan merupakan yg kedua kalinya setelah tahun 2014 silam, dimana pada saat itu tim pemanduan bakat Kemenpora sukses menemukan bakat terpendam Nenni marlini dan Nugie yang kini tercatat sebagai Atlet Indonesia dan siap berlaga di Asian games, disamping itu adapula nama Nur Fatin Syafika dan Farah Asima yang sebelumnya berhasil meraih medali emas di ajang PON IX Jawa Barat lalu,”jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 4 Agustus 2018 ini melakukan sepuluh komponen dalam tes pemanduan bakat yang dilakukan terhadap para pelajar tersebut, yakni tinggi badan, tinggi duduk, berat badan, rentang kedua lengan, lempar-tangkap bola tenis, lempar bola basket, loncat tegak, lari kelincahan, lari cepat 40 meter, dan lari multitahap.

“Kita sadari sepenuhnya bahwa untuk menghasilkan atlet yang potesnisal dan berprestasi membutuhkan proses yang berjenjang dan terus menerus, di samping itu juga harus bias memanfaatkan Iptek Olahraga sebagai penguat dalam proses tersebut,”pungkasnya.

Di hubungi terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, Syirajudin, menyampaikan terimakasihnya atas kepercayaan kemenpora melakukan tes pemanduan bakat di Kecamatan Pulau Derawan. "Terima kasih atas kepercayaan Kemenpora, kita berharap dari tes pemanduan bakat ini, akan lahir mutiara-mutiara baru yang akan mewarnai prestasi Indonesia di bidang olahraga,” harap Syirajudin. (hen/rdi)