KEJURNAS TENIS TERBUKA PIALA GUBERNUR KALTIM SAJIKAN PARTAI MENARIK

Hari ke 2 pelaksanaan Kejuaraan Kejuaraan Tenis Nasional Piala Gubernur Kaltim Tahun 2019 yang berlangsung di Lapangan tenis Segiri Samarinda menyajikan sejumlah partai menarik dan menegangkan.

Diantaranya Partai Perempat Final Ganda Putra Umum antara andalan tuan rumah Indra Wahyu yang berpasangan dengan M Noor Husain melawan unggulan ke 4 di nomor ini pasangan Rafi Rasendriya (Jakarta) dan M Ibrahim ali (Jabar).

Pasangan Kaltim yang mendapat WildCard(WC) unggul mudah di set pertama dengan poin 6--2. Di set ke 2, kejar mengejar poin tak terelakkan, namun Wahyu dan Husai harus mengakui keunggulan lawannya 5-7. Diset penentuan, pasangan tuan rumah yang mendapat dukungan penuh suporter yang hadirakhirnya mampu menyudahi perlawanan  Rafi dan Ibrahim dengan tie break 10-8.

Sementara itu di sektor tunggal Putri dan tunggal Putra, wakil Kaltim berguguran dan gagal mencap[ai babak Perempat Final yang dipertandingan hari ini, Jumat (5/4).

Partai menarik lainnya adalah di Nomor Veteran yang terbagi dalam 5 kelompok umur (ku), yakni masing-masing ku 40 tahun diikuti 8 Pasang, KU 45 tahun 9 Pasang, KU 50 tahun 11 pasang, dan KU 55 tahun 12 pasang serta KU 60 tahun 13 pasang.

Pada acara pembukaan yang dilangsungkan rabu (3/4), Ketua Panitia Penyelenggara Kejurnas Piala Gubernur Kaltim tahun 2019, Syirajudin, menyampaikan bahwa  kejuaraan ini dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim bekerjasama dengan Pengprov. PELTI dan BAVETI Kalimantan Timur dengan waktu penyelenggaraan dimulai sejak tanggal 1-2 Maret untuk babak kualfikasi, kemudian dilanjutkan babak utama dari tanggal 3 hingga 7 Maret 2019.

"Kejuraan ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan semangat persahabatan diantara peserta khususnya altlit senior/yunior dan veteran, serta membangkitkan semangat atlet-atlet senior Kalimantan Timur yang akan menghadapi babak Kualifikasi/ Pra PON tahun 2019 dan PON 2020 di Papua, apalagi kejuaraan ini merupakanTurnamen Diakui Pelti (TDP) yang di ikuti oleh Atlit-atlit dari seluruh Indonesia dari 16 Provinsi dan 1 negara tetangga Malaysia dan juga  Turnamen Diakui Barisan Veteran Tenis Indonesia  (BAVETI) yang diikuti 53 pasang dari 3 Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara,"jelas Syirajudin yang kesehariannya menjabat sebagai Kadispora Provinsi Kalimantan timur.

Ditambahkannya bahwa jumlah peserta Open Turnamen Diakui Pelti (TDP) sebanyak 96 orang dan Kejuaraan Veteran sebanyak 53 orang ditambah  6 Tim Beregu dengan memperebutkan Total hadiah sebesar  160 juta Rupiah  terdiri dari 100 Juta untuk Open Turnamen Diakui PELTI dan 60 juta untuk Turnamen Diakui Veteran.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dalam sambutannya ketika membuka kejuaraan ini menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka mengetahui sampai sejauh mana pembinaan Olahraga khususnya Atlit-atlit PELTI Kalimantan Timur yang akan berlaga di Pra PON Tahun 2019 dan PON tahun 2020 di Papua.

"Pada kesempatan ini saya berpesan Pengprov PELTI Kaltim harus lebih intens mencari bibit-bibit yang unggul dan memantau atlit di seluruh Pengda/Pengkot di Kabupaten/Kota agar tidak hanya berfokus pada Atlit yang ada di Samarinda dan Balikpapan,"pesannya.

Untuk itu menurutnya Pengprov PELTI Kaltim dibawah pimpinan H. Zairin Zain harus terus melakukan pembinaan pelatihan secara intensif, terencana, sistematis,  berjenjang dan berkelanjutan untuk menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi di kancah nasional maupun internasional. (rdi)