KEJUARAAN TENIS MEJA ANTAR PELAJAR JADI AJANG SELEKSI ATLET KE POPNAS 2019

Sebanyak 55 pelajar dari seluruh Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur mengikuti Kejuaraan terbuka Tenis Meja Pelajar yang berlangsung di Gedung Olahraga Tenis Meja Kompleks Rondong Demang Tenggarong Kutai Kartanegara.

Kadispora Kaltim, Syirajudin, Kamis (28/3), menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini akan lahir bibit-bibit unggul yang akan membawa prestasi Tenis Meja Kaltim ke tinggak Nasional bahkan Internasional.

"Kita bersama-sama mengetahui, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII-2014 yang berlangsung di Riau, petenis meja Kaltim mampu mempersembahkan 1 medali perunggu, namun prestasi serupa gagal disamakan bahkan ditingkatkan pada PON XIX Jawa Barat empat tahun berselang. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong Pengprov PTMSI bersama-sama Pengkab/kota melakukan pembinaan yang terprogram dan terstruktur sehingga mampu melahirkan prestasi terbaik ke depan,"harap Kadispora ketika membuka kejuaraan yang akan berlangsung dari tanggal 28-30 Maret 2019 tersebut.

Usai memberikan sambutan, Kadispora Kaltim dan Kabid Olahraga Prestasi Dispora Kaltim, Ego Arifin, berkesempatan menjajal kemampuannya bermain tenis meja melawan salah satu peserta pelajar.

Menurut Ego Arifin, kegiatan yang merupakan kerjasama Dispora Kaltim dan Pengprov PTMSI Kaltim tersebut, juga merupakan bagian dari seleksi Atlit menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Tahun 2019 di Papua.

"Kita berharap wakil Kaltim hasil seleksi ini, akan mampu berbicara banyak di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional XV, yang dijadwalkan berlangsung tanggal 10-18 Oktober 2019 di Provinsi Papua,"ujarnya.

Ego yang minggu lalu baru saja menghadiri kegiatan Chef de Mission(CdM) meeting yang dihadiri Kementerian Pemuda dan Olahraga, Perwakilan Dinas Olahraga dan Pemuda dari 33 provinsi, mengatakan bahwa di Popnas nanti akan mempertandingkan 20 cabor. (rdi)