KALTIM KOKOH DI PUNCAK PEROLEHAN MEDALI FORNAS DENGAN 17 MEDALI EMAS

Kontingen Kaltim mampu menunjukan prestaai gemilang pada Perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) V 2019. Baru dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Sabtu (16/11) malam, Kaltim sudah berhasil menyabet setidaknya 17 medali emas dari 14 cabang olahraga yang sudah dipetandingkan sebelum seremonial pembukaan.

Berdasarkan data Sekretariat FORNAS V 2019 per 16 November 2019 pukul 20.46 Wita, Kaltim bertengger diperingkat pertama dengan 17 medali emas, 10 medali perak, dan 14 medali perunggu dari masing-masing 48 medali yang sudah diserahkan.

Menyusul diperingkat dua DKI Jakarta dengan perolehan medali sementara 12 medali emas, 6  medali perak, dan 10 medali perunggu.

Selanjutnya Jawa Timur diperingkat tiga dengan perolehan 6 medali emas, 6 medali perak, dan 6 medali perunggu, Kalsel peringkat empat dengan perolehan 5 medali emas, 7 medali perak, dan 2 perunggu, serta Jawa Barat peringkat lima dengan perolehan 2 medali emas, 7 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Data tersebut akan masih terus bergerak karena perolehan medali sementara tersebut baru dari 14 cabang olahraga yang sudah dipertandingkan, diantaranya Panahan Tradisional, Binaraga dan Fisik 5 nomor, Gulat Tangan 5 nomor, dan Dobg Yui Tai Ji Qwan 4 nomor.

Kemudian Instruktur Aerobik dan Fitnes 4 nomor, Senam Kebugaran 3 nomor, Olaharaga Pernafasan 2 nomor, Senam Tera 3 nomor, Yayasan Asma Indonesia 1 nomor, Yayasan Jantung Indonesia 2 nomor,  Asosiasi Perguruan Pencak Silat 1 nomor, Perkumpulan Banjang 5 nomor, Egrang 1 nomor, Ketapel 2 momor, dan panahan tradisional 10 nomor.

Panahan Tradisional menyumbangkan medali emas terbanyak bagi Kaltims ejauh inid engan 8 medali emas yang dperoleh para Arjuna dan Srikandi yang turun di nomor Jemparingan.

FORNAS V sendiri melombakan 37 cabang olahraga (Cabor) dan digelar di 4 venues perlombaan, yakni di Stadion Madya Sempaja, GOR Segiri, Big Mall, dan Folder Air Hitam.

Selain sejumlah Cabor yang diperlombakan seperti Barongsai yang akan diikuti peserta dari luar negeri, kegiatan yang akan digelar selama 3 hari terhitung mulai 16-18 November,  juga akan diisi dengan Cabor eksebisi seperti Olahraga Layang-Layang di Stadion Madya Sempaja. (rdi)