KALIMANTAN TIMUR SIAP GELAR PRA PON TENIS MEJA

JAKARTA-Mewakili Kadispora Kaltim, Syirajudin, Kasi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi Dispora Kaltim, Rasman, memberikan laporan mengenai kesiapan Provinsi Kalimantan Timur selaku Tuan Rumah Babak Kualifikasi Cabang Olahraga Tenis Meja Pra PON XX Tahun 2020 Papua pada Rakernas PTMSI di Jakarta, Jumaf (13/9).

Disampaikannya bahwa pada dasarnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kaltim telah menyiapkan diri dan mempersiapkan berbagai hal menunjang pelakasanaan Pra Pon Tenis Meja yang rencananya akan diadakan pada tanggal 1 hingga 7 November 2019 di Stadion Segiri Samarinda.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyiapkan sejumlah persiapan guna suksesnya pelaksanaan Pra PON Cabor Tenis Meja di Kaltim, bahkan beberapa kali Pengprov PTMSI bersama Dispora Kaltim selaku perwakilan Pemprov melakukan rapat terkait hal tersebut,"lapornya.

Sementara itu, Wakil I Ketua Bidang Pembinaan Organisasi KONI Pusat, Eman Samusi, dalam sambutannya mengatakan bahwa Tenis Meja tetap di pertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahin 2020 yang akan datang.

Hal ini langsung mendapat aplaus meriah dari seluruh peserta Rapat Kerja Nasional PB PTMSI (II) mengingat sebagaimana dilansir Papua Today, Senin (9/9/2019) lalu bahwa 10 cabor yang berpotensi dicoret dari ajang olahraga multi event nasional tersebut diantaranya adalah tenis meja.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PTMSI, Pieter Layardi Lay, menyampaikan apresiasianya terhadap Pemprov Kaltim yang telah melakukan persiapan matang agar Pra PON Cabor Tenis Meja dapat terlaksana dengan baik.

"Sampaikan salam saya kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur dan Kadispora Kaltim yang telah bersedia dan menyiapkan segala hal untuk menjadi tuan rumah Pra PON. Kami yakin dengan pengalaman Kaltim menggelar even Olahraga tingkat Nasional, Pra PON Tenis Meja pun akan berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Pieter yang terpilih secara aklamasi menahkodai PB PTMSI pada Mei 2019 lalu. (rdi)