KADISPORA SAYANGKAN KORFBALL TIDAK DIPERTANDINGKAN DI PON PAPUA

*MINTA ATLET TETAP BERSEMANGAT LATIHAN

SAMARINDA-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimanan Timur, Syirajudin menyayangkan Korfball tidak dipertandingkan di PON XX-2020 Papua, padahal olahraga ini dipertandingkan di Asian Games 2018 serta Sea Games 2019 di Filipina mendatang.

Hal ini disampaikannya ketika membuka Kejuaraan Daerah Korfball Senior ke IIdi Lapangan Parkir Hotel Atlet Stadion Madya Sempaja Samarinda, Kamis (31/10) sore.

"Harusnya Korfball menjadi prioritas di Pon mendatang, sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden bahwa pembinaan olahraga akan difokuskan ke cabor Olimpiade ataupun Asian Games. Saya berharap Koni Kaltim dan Pengurus Provinsi Peratuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) berkoordinasi dan memlerjuangkan dengan Koni provinsi lain agar korfball dipertandingkan di PON, kalau tidak tahun depan, ya di gelaran selanjutnya di Aceh dan Sumatera Utara,"ujar pria berkacamata tersebut.

Menurutnya Atlet telah berlatih dengan keras demi prestasi, tentunya haus dengan event-event sekelas PON untuk merealisasikan hasil latihannya, hal ini harus dilakukan "push" ke Koni dan KOI Pusat.

"Pada acara ini saya lihat hadir dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRCPA), hal ini sangat tepat karena beberapa atlet yang berusia remaja dan pemuda memerlukan saluran positif atas energi yang dimilikinya, nah olahraga merupakan salah satu solusi tepat dan Dispora bersama Koni mendukungpenuh hal tersebut,"pungkasnya.

Sekretaris V Koni Kaltim, Aziz Rewa menyampaikan sambutan Ketua Koni Kaltim Zuhdi Yahya yang menyampaikan apresiasnya atas pembinaan Korfball di Bumi Mulawarman.

"Meskipun masih terhitung baru di Kaltim, namun Korfball Benua Etam sudah menghasilkan prestasi yang membanggakan diantaranya medali perak di PON 19 Jawa Barat sebagai cabor ekhsebisi, kemudian Medali Emas Junior dan Senior di kejurnas 2018 lalu,"ujarnya.

Menutup sambutannya, dirinya mengajak untuk membangun kebersaman dan tekad yang sama menuju prestasi di masa mendatang, serta diharapkan lahirnya atlet-atlet potensial yang akan mewakili Kaltim di event nasional. Kejuaraan Daerah Senior Korfball ini diikuti 5 Pengkot/kab masing-masing Samarinda sebagai tuan ruma, Kutai Kartanegara, Bontang, Penajam Paser Utara dan Mahakam Ulu.

"Total 120 atlet bertanding pada kejuaraan dalam rangka seleksi atlet untuk kejurnas 19-21November di Yogyakarta, walaupun bukan zona PON, namun demi pembinaan 200 lebih atlet senior dan Atlet Junior di 8 Pengkot/kab, kejuaraan ini tetap digelar dan akan dilanjutkan ke tingka nasional,"ujar Ahmad Sophian, Ketua 1 PKSI Kaltim dalam sambutannya.

Korfball Kaltim katanya diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan beberapa atlet Kaltim menembus Pelatnas dan mengikuti kejuaraan dunia dan asia. (rdi)