KADISPORA INGATKAN PNS DISPORA MUTAKHIRKAN DATA DI SIMPEG

Kadispora Kaltim, M. Syirajudin, menekankan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dispora Kaltim harus menunjukkan kinerja yang berkualitas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Hal ini katanya dapat dicapai dengan dedikasi secara utuh, kedisiplinan, serta paham dan mengerti akan tugas di bidang masing-masing.

“Saya tekankan seluruh pegawai baik PNS maupun  Non PNS agar dalam menjalankan tugasnya penuh dengan tanggung jawab. Khususnya mengenai dedikasi, kedisiplinan, serta harus paham dan mengerti akan tugas yang diembannya, sehingga tidak terjadi penghambatan terhadap kinerja Dispora secara keseluruhan,” kata Syirajudin saat memimpin Apel pagi di lingkup Dispora Kaltim yang dirangkai sekaligus dengan penyerahan SK Kenaikan Gaji Berkala bagi 33 PNS.

Dirinya juga mengajak kepada selruh pejabat eselon III dan IV agar dapat melakukan evaluasi kinerja setahun yang berlalu, kemudian diperhatikan mana yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan, serta hal-hal yang seharusnya dipertahankan di tahun 2019 ini, dan tentunya melibatkan semuga pegawai yang berada di bidangnya.

Adapun berkaitan dengan penerimaan SK KGB, Syirajudin menyampaikan agar PNS perlu mensyukuri adanya kenaikan peningkatan kesejahteraan dan menjadi pemicu untuk lebih giat lagi dalam berkerja mengabdi pada nusa dan bangsa.

"Kenaikan gaji berkala harusnya menjadi pemicu untuk lebih giat lagi dalam bekerja, karena pemberiannya yang setiap 2 (dua) tahun sekali adalah bentuk penghargaan negara dalam hal peningkatan kesejateraan pegawai. Tentunya dalam pemberiannya anda telah memenuhi syarat-sayarat yang ditentukan, dan saya ingatkan mulai tahun ini bahwa pemberian KGB dan hal lain yang menyangkut kepegawaian telah terintegrasi dalam Sistem Informasi Kepegawain (Simpeg) yang harus terus dilakukan pemutakhiran data oleh pegawai yang bersangkutan,"jelasnya.

Ditambahkannya, dengan sistem yang ada ini, apabila tidak dilakukan pemutakhiran, maka secara otomatis akan menghambat untuk pengelolaan kepegawain pribadi PNS itu sendiri.

Aplikasi Simpeg tersebut telah dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim tujuannya guna meminimalkan permintaan data kepada PNS, dimana digunakan untuk bahan bagi Baperjakat, KGB, Kenaikan Pangkat, Mutasi dan urusan kepegawaian lainnya.

Oleh karenanya PNS di wajibkan memutakhirkan data kepegawaian yang dimilikinya, dimana pemindaian data  harus asli, jika data tidak asli atau hanya berupa salinan maka harus dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang di OPD masing-masing, dan file tersebut di unggah dalam bentuk PDF ke Palikasi Simpeg BKD Kaltim. (rdi)