Nasional

Kabupaten/Kota Diwajibkan Harus Punya Cabor Unggulan

Dispora Management | Selasa, 01 September 2015 - 10:07:27 WIB | dibaca: 1129 pembaca

JAKARTA – Kabupaten/kota se Indonesia diwajibkan harus mempunyai cabang olahraga (cabor) yang menjadi unggulan atau andalan daerah. Ini sesuai amanat UU No 3/2005 tentang sistem keolahragaan nasional (SKN) pasal 34 ayat2 yang intinya mewajibkan pemkab/pemkot membina setidaknya satu cabor unggulan bertarap nasional dan internasional.

“Prinsipnya kita ingin setiap kabupaten/kota punya cabor unggulan. Mulai hari ini cabor prestasi dan cabor olimpiade harus dikembangkan di seluruh penjuru tanah air,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi sebelum membuka Rakor Pembinaan Olahraga Nasional, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (26/8) malam.

Imam Nahrawi berharap mulai malam ini seluruh pemangku kepentingan bidang olahraga harus sudah berfikir menuju kemenangan olimpiade. Tidak semata-mata melaksanakan pembinaan olahraga hanya dengan target menang tingkat Indonesia, tapi harus termotivasi dan berfikir siapkan atlet menang di olimpiade.

Sedangkan penerapan kebijakan tersebut selain amanat UU SKN, juga ingin memudahkan kordinasi dan konsolidarsi dalam hal pembinaan olahraga.

Lebih dari itu, dengan diketahui potensi setiap daerah dukungan pembinaan olahraga yang akan diprogramkan pemerintah bisa lebih terkonsentrasi. Tidak hanya berkaitan pemenuhan infratruktur, pembinaan, latihan, termasuk turnamennya.

“Setiap daerah melalui KONI masing-masing mengusulkan ke KONI pusat cabor unggulannya apa. Contoh Kalbar, Kabupaten Sekadau punya potensi anggar luar biasa. Kalau kemudian dikembangkan jadi konsentrasni nasional di sana bisa jadi platnas (pusat pelatihan nasional) dan bila ada permintaan pelatih bisa direkomendasikan ke sana,” katanya.

Melalui rakor pembinaan olahraga nasional Imam Nahrawi berharap perwakilan daerah membahasnya. Mengusulkan cabor unggulan menyesuaikan potensi daerah.(arf)