INGIN SEGERA BEKERJA, MABIDA DAN PINDA SAKA DIRGANTARA KALTIM LAKUKAN RAPAT KOORDINASI

Satuan karya (saka) merupakan wadah pendidikan guna menyalurkan bakat dan minat dan mengembangkan bakat juga pengalaman angoota pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, salah satunya Saka Dirgantara yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembanguan nasional.

Berdasarkan pada SK Gubernur Kaltim tentang penunjukan Instansi dan Organisasi Perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltim selaku penanggungjawab pembinaan dan pengembangan kegaitan Saka Pramuka Provinsi Kaltim, sejumlah instansi dan OPD yang mendapat tugas membina Saka Dirgantara pada Rabu (23/1) melakukan rapat koordinasi di Ruang Rapat Dispora Kaltim.

Hadir pada rapat yang dipimpin langsung Kadispora Kaltim, M Syirajudin, diantaranya Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Biro Umum Setda Kaltim, serta perwakilan dari Perum Angkasa Pura I Balikpapan.

"Rapat ini dilakukan guna menindaklanjuti SK Gubernur Kaltim nomor 428/K.158/2017 tersebut, apalagi selama dua tahun terakhir Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) dan Pimpinan Darah (Pinda) Saka Dirgantara Kaltim tidak aktif, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah kesepakatan bersama untuk memajukan dan menggiatkan kegiatan saka Dirgantara Kalimantan Timur, disamping juga dalam rangka persiapan Perkemahan Antar Saka (Peransaka) Nasional mendatang,"kata Syirajudin membuka rapat tersebut.

Disamping itu, agar pembinaan kesakaan Pramuka yang melakukan pembinaan kepada Pramuka Penegak dan Pandega yang berusia 16 hingga 25 tahun tersebut berjalan dengan baik, maka diperlukan dukungan anggaran. Hal ini mengingat pada usaia tersebut, pramuka berusia pemuda tersebut sangat membutuhkan pembinaan yang terorganisir sehingga dapat mepersiapkan dirinya untuk menghadapai tantangan ke depan, disamping juga menghindarkan mereka dari pengaruh kegiatan negatif seperti narkoba yang melanda sebagian generasi muda bangsa saat ini.

Edwin Khristia, CSR SH Angkasa Pura I Balikpapan, pada rapat tersebut mengusulkan agar unsur anggota Pinda Saka Dirgantara dapat ditambah dengan melibatkan Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kaltim, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau AirNav Indonesia. Keterlibatan instansi tersebut sebagai upaya agar pembinaan Saka Dirgantara terutama pemenuhan materi Krida-Krida yang ada dapat terlaksana dengan baik dan terencana secara matang.

Kepengurusan Mabi dan Pinda yang dibahas kemudian akan segera dilaporkan ke Kwartir Daerah (Kwarda) Kaltim untuk kemudian di SK kan oleh Ketua KWarda dan dilantik bersama-sama dengan pengurus Mabida dan Pinda Saka lainnya yang ada di Kaltim. (rdi)