Umum

Gubernur Pimpin Langsung Gladi Bersih Upacara HUT Provinsi Kaltim ke-60

Dispora Management | Jumat, 06 Januari 2017 - 13:15:01 WIB | dibaca: 522 pembaca

50 Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, menggenjot latihannya untuk membawa panji-panji keberhasilan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur.

Gubernur Kaltim Prof. DR. Awang Faroek Ishak memantau langsung jalannya Gladi Bersih Upacara puncak peringatan HUT ke 60 Provinsi Kaltim yang dipusatkan di Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, Jumat (6/1), dengan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Kaltim, Meiliana dan Koordinator Upacara HUT ke 60 Provinsi Kaltim Fachruddin Djaprie yang juga Kadispora Kaltim

“Alhamdulillah dari pelaksanaan gladi bersih ini, saya lihat sudah berjalan dengan baik, para peserta yang sudah ditentukan baik dari TNI, POLRI, KORPRI Pemprov, Ormas, serta mahasiswa dan pelajar dapat hadir dan mengikuti rangkaian upacara, saya berharap pada pelaksanaan upacara pada Senin 9 Januari 2017 nanti, hal tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lebih baik lagi,”harap Gubernur yang pada kesempatan Gladi Bersih tersebut juga langsung bertindak selaku Inspektur Upacara.

Samentara itu, Koordinator Upacara HUT ke-60 Pemprov kaltim, Fachruddin Djaprie menyampaikan bahwa upacara tersebut juga akan dihadiri pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim dan  Bupati/Walikota se Kaltim yang akan menerima panji-panji keberhasilan pembangunan di 50 bidang.

Dispora Kaltim menurutnya telah menyiapkan 50 Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kaltim yang menjadi binaanya untuk membawa panji-panji tersebut, dan telah berlatih sejak hari Rabu (4/1) dibawah pengawasan Korem 091/Aji Suryanata dan pengurus PPI Kaltim.

“Agar upacara ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar, kemi telah mengantisipasi berbagai kemungkinan, salah satunya dengan menyiapkan genzet berkekuatan 50 KVA sebagi penyuplai tenaga listrik utama selama pelaksanaan upacara serta sound system berkapasitas 25.000 watt. Berkaca dari pengalaman beberapa waktu lalu, kita tidak mau mengambil resiko kemungkinan mati listrik pada pelaksanaan upacara, sehingga genzet digunakan sebagai penyalur daya utama, sementara arus daya PLN sebagai pendukung genzet,”tambahnya.

Beberapa acara tambahan juga akan melengkapi pelaksanaan Upacara Hut Pemprov ke-60 kali ini, diantaranta penampilan ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Provinsi Kaltim yang membawakan tarian Gemu Fa Mi Re serta Tari Jepen dan akan diikuti seluruh peserta dan undangan yang hadir. Selain itu, upacara juga dirangkai dengan launching e-Samsat dan i-Kaltim. (rdi)