Umum

Gubernur Harapkan HUT ke-60 Jadi Momentum Kebangkitan Kaltim

Dispora Management | Selasa, 10 Januari 2017 - 13:15:44 WIB | dibaca: 397 pembaca

Upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke-60 dipusatkan di Stadion Madya Sempaja Samarinda, Senin (9/1) dengan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak.

Tampak hadir diantaranya Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP, Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan HB X dan istri, Ketua DPRD Kaltim, Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kaltim, Danrem 091 ASN Brigjen TNI Makmur Umar, Kajati Kaltim dan Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi serta sejumlah kepala daerah kabupaten/kota se Kaltim. Hadir pula mantan pimpinan Provinsi Kaltim diantaranya mantan Gubernur Kaltim Suwarna AF, mantan Wagub Kaltim Suharsono dan Farid Wadjdy.

Dalam sambutannya Gubernur Awang Faroek Ishak mengharapkan kepada seluruh yang hadir agar HUT Provinsi Kaltim ke-60 ini menjadi momentum untuk introspeksi dan perencanaan yang lebih matang untuk menuju Kaltim yang lebih baik.

“Kita sadari bersama sepanjang tahun 2016, perekonomian Kaltim mengalami masa-masa sulit yang sempat berkontraksi -0,85 persen (YOY), namun demikian saya mengajak seluruh masyarakat bersama-sama pemerintah untuk optimis bahwa prospek perekonomian Kaltim 2017 akan mengalami perbaikan, sehingga terwujudnya masyarakat Kaltim yang maju dan sejahtera,”himbau Gubernur.

Meski demikian, walau pertumbuhan ekonomi secara umum mengalami perlambatan tetapi daya saing Kaltim masih berada di deret ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Bahkan sektor agroindustri di Kaltim memberikan peluang besar bagi siapa saja yang akan berinvestasi.  Diyakini, pertumbuhan ekonomi Kaltim akan semakin baik jika semua pihak mau bekerja dan fokus untuk bekerja.

“Perbaikan ekonomi Kaltim diperkirakan bersumber dari kinerja ekspor luar negeri yang membaik seiring perkiraan perbaikan harga komoditas ekspor utama Kaltim dan meningkatnya permintaan dari negara-negara mitra dagang utama atau negara kawasan ASEAN. Disamping itu pertumbuhan ekonomi Kaltim diperkirakan juga akan ditopang dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan investasi serta pembangunan infrastruktur,”lanjut Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur mengharapkan kepada jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, agar terus meningkatkan kinerja dan pengabdian dengan  bekerja secara baik dan terencana dengan target dan pencapaian yang terukur, yang hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, kepada masyarakat Kaltim agar meningkatkan persatuan dan kesatuan serta stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lingkungannya. Sekaligus menghindari tindakan atau isu yang bisa mengadu domba dan menjadi ancaman disintergrasi bangsa.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada Peringatan HUT ke-60 kali ini, Pemerintah Provinsi Kaltim kembali memberikan penghargaan panji-panji keberhasilan pembangunan kepada kabupaten/kota yang dinilai berhasil meningkatkan pembangunan di daerah masing-masing.

Sebanyak 50 panji yang diberikan  kepada kabupaten/kota, 17 panji diantaranya diterima Kota Balikpapan, Kutai Kartanegara 9 panji, Berau 7 panji, Samarinda 6 panji, Bontang 4 panji, Kutai Barat 2 panji, Paser 2 panji, dan Kutim, PPU serta Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masing-masing memperoleh 1 panji.

Usai pelaksanaan Upacara, Kaltim kembali mencatatkan diri di Museum Rekor Indonesia (MURI), setelah 4.160 orang dari unsur Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita serta peserta upacara berbaur bersama untuk menari tarian Jepen Rentak Olah Bebaya, yang mampu memecahkan rekor tarian lokal sebelumnya yang dipecahkan di Batam April 2015 lalu dengan tarian lokal Zapin, yang hanya diikuti 3.498 peserta. (rdi)