GILIRAN PASER SELEKSI JAMBORE PEMUDA INDONESIA

TANA PASER-Lima pemuda Kabupaten Paser mengikuti seleksi Jambore Pemuda Indonesia tingkat Provinsi Kaltim yang digelar di Pendopo Kabupaten Paser, Kamis (3/9/2020).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas Kadispora Kaltim, H Muhammad Syirajudin, dengan dihadiri Staf Ahli Bupati Paser Bidang Ekonomi I Dewa Made Sudarsana, Plt. Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kaltim H Elto dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sumako.
Dalam sambutannya Syirajudin kembali menegaskan bahwa seleksi ini sebagai langkah antisipasi apabila JPI tetap dilaksanakan di akhir Oktober atau awal November 2020, dan Kaltim sudah sangat siap mengikuti jambore yang diikuti seluruh perwakilan provinsi tersebut.
"Bahkan hingga saat ini, belum ada satupun surat resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga khususnya Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda terkait penundaan atau pembatalan JPI. Tidak seperti Popwil yang kebetulan Kaltim menjadi tuan rumah wilayah IV, Kemenpora sudah mengambil keputusan meniadakan Popwil. Jadi saya tidak mau ambil resiko Kaltim tidak siap di JPI nanti,"tegasnya.
Sebelumnya, I Dewa Made Sudarsana mewakili Bupati Paser menyampaikan
bahwa saat berhadapan dengan pemuda seperti sekarang ini, maka saat itulah kita sedang berhadapan dengan Kabupaten Paser 10, 20, atau 30 tahun yang akan datang.
"Di raut wajah polos pemuda di hadapan kita inilah akan diletakkan tanggaungjawab unthk kelangsungan hidup dan kehidupan di masa datang. Merekalah calon-calon penerima tongkat estafet pembangunan dan calon generasi penerus yang akan menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah, tunas harapan bangsa,"ujarnya.
Karena itu Staf Ahli Bupati Paser Bidang Ekonomi itu mengatakan bahwa urusan yang tengah ditangani kini, pembangunan yang kita laksanakan sekarang, pada saatnya nanti hanya akan kita serahkan kepada orang yang tepat.
"Untuk itu, kita sebagai pengambil kebijakan saat ini memiliki tanggungjawab moral kepada Tuhan, kepada bangsa dan kepada masyarakat, untuk mempersiapkan generasi penerus itu,"tutupnya
Sebagaimana seleksi di Kabupaten dan Kota sebelumnya, tim seleksi berasal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim, Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmul, IAIN Samarinda, dan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda. (rdi)