GANDENG BNN PROVINSI KALTIM, UPTD PPO LAKUKAN TES NARKOBA TENAGA KONTRAK

SAMARINDA-Menindaklanjuti arahan Kepala Dinas pemuda dan Olahraga Provinsi kalimantan Timur pada pelaksanaan Apel pagi Senin 16 Desember 2019 lalu, Kepala Unit pelaksana Tekhnis Dinas Pengelola Prasarana Olahraga (UPTD PPO) melakukan tes narkoba kepada calon tenaga kontrak (Non PNS) UPTD PPO.

Kegiatan yang menggandeng Badan Narkotrika Nasional Provinsi Kalimantan Timur dilakukan kepada 111 calon tenaga kontrak dengan rincian Bagian Tata Usaha sebanyak 10 orang, seksi Stadion Madya sebanyak 60 orang, dan seksi stadion utama sebanyak 41 orang dengan pelaksanaan dilakukan di Kantor UPTD PPO Kompleks Stadion Madya Sempaja, Kamis (19/12).

Menurut Kepala UPTD PPO, Sayid Husein Sadly, untuk bisa diperpanjang kontraknya, harus menjalani tes urine. Karena ini sebagai syarat memperpanjang kontrak kerja yang akan berakhir pada Desember 2019 ini.

"Ini merupakan syarat  diperpanjang atau tidaknya kontrak yang bersangkutan, jika terdapat yang positif narkoba, maka kontrak kerja kedepan di putus. Kita tidak mentolerir adanya penggunaan narkoba di lingkungan Komplkes Stadion MAdya dan Sempaja yang kesehariannya adalah melayani masyarakat pengguna venue-venue yang ada,"tegasnya didampingi Kepala Seksi Pengelola Stadion Madya, Syarifuddin Achmad, kepada seluruh tenaga kontrak yang hadir.

Dalam pengambilan sampel urine, tidak hanya menyasar pegawai non PNS pria, juga termasuk yang wanita. Pengujian urine dilakukan saat itu, dan dalam proses pengambilan sample, yang bersnagkuitan didampingi langsung oleh petugas dari BNN provinsi Kaltim.

Sebagaimana disampaikan saat Apel Senin 16 desember 2019, Kadispora menekankan bahwa untuk perpanjangan kontrak di lingkup Dispora Kaltim maka setip Non PNS harus melampirkan bukti hasil tes narkoba dari lembaga yang kompeten.

"Tes Narkoba wajib bagi seluruh Non PNS yang ingin diperpanjang kontraknya, saya sebagai pimpinan di Dispora Kaltim menjalankan komitmen Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi yang ingin aparatur di birokrasi Pemprov Kaltim bersih dari penyalahgunaan narkoba dansehingga dapat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,"tegasnya ketika itu. (rdi)