GALA SISWA INDONESIA PROVINSI KALTIM DIHARAPKAN LAHIRKAN PEMAIN BESAR BENUA ETAM

SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur, Syirajudin, meminta agar pelatih dan pengurus club dapat mengikuti regulasi-regulasi  yang banyak mengalami perubahan FIFA maupun AFF sehingga sepakbola Kalimantan Timur dapat mengejar ketertinggalan dari negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand.

"Saat ini, sepakbola kita Indonesia sedang tertinggal dari negara-negara tetangga khususnya Vietnam dan Thailand, oleh karenanya saya harap para pelatih dan pengurus klub dapat mengikuti perkembangan regulasi baik dari FIFA maupun AFF, sehingga sistem yang kita terapkan benar-benar terarah dan tentuanya dapat meberi manfaat yang baik bagi anak didik kita," ujar Wagub Hadi dama smabutannya yang disampaikan Kadispora Kaltim, Syirajudin, ketika membuka  Gala Siswa Indonesia (Gsi) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 di Lapangan Sepakbola Persipal Rawa Makmur, Jalan Kamboja Rt 12 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Palaran.

Gala siswa ini diharapkan menjadi wahana dalam rangka mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan olahraga sepakbola di lingkungan satuan pendidikan secara terpadu, terus menerus berjenjang dan jangka panjang sehingga nantinya mampu mencetak prestasi yang membanggakan dan harapan kita sepakbola kembali mengukir prestasi emas di ajang-ajang tingkat nasional bahkan internasional yang diikuti. 

"Dalam kesempatan ini saya sampaikan agar tim dapat berjuang dengan sebaik-baiknya, tunjukkan hasil latihan di tempat ini dan yang paling penting dan terutama adalah jagalah sikap selama bertanding. bermainlah dengan penuh semangat, lawan kalian bukanlah musuh yang harus dikasari, tapi bermain dengan taktik, permainan cantik serta kerjasama tim yang baik, mari bangun attitude yang sportif dalam setiap pertandingan olahraga, menjunjung tinggi sportifitas dan fair play, saling menghargai, menghormati, mengakui keunggulan lawan dan kelemahan diri serta mematuhi aturan dan mentaati keputusan yang telah diberikan oleh penyelenggara.,"pesannya

Lebih lanjut Wagub berpesan bahwa dalam setiap kompetisi pasti ada yang menang dan ada juga yang belum berhasil, hal ini merupakan hasil akhir dari sebuah kompetisi karena pasti hanya satu pemenang utama. bagi pemenang jadikanlah event ini sebagai modal dasar pengembangan prestasi serta pengalaman yang berharga yang harus terus dikembangkan dan dibina secara kontinyu, hingga bukan tidak mungkin akan lahir pemain besar di kompetisi ini.

"Kepada semua tim, teruslah memacu pola latihan yang kontinyu, terpola dan terorganisasi di tempat masing-masing, sehingga kalian menjadi pemain yang dapat diandalkan dan siap bertanding dengan kemampuan fisik, mental dan strategi yang lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih menarik pada ajang sepak bola dimana pun anda bermain. Disamping itu saya ingatkan bahwa sangat penting memperhatikan gizi para pemain, jangan mereka dikuras energinya tapi asupan gizi yang masuk hanya mie instans, hal ini sangat tidak baik bagi tumbuh kembang merea sebagai atlet, "pungkasnya.

Selanjutnya Kadispora menggunting tali Balon kejuaraan sebagai tanda dibukanya Gala Siswa Indoneia Provinsi Kalimantan Timur resmi dibuka, dilanjutkan dengan penendangan bola pertama oleh Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim, H Elto. (rdi)