DISPORA SE KALTIM BAHAS PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN DI BENUA ETAM

SAMARINDA-Guna mensinkronkan program kerja 2021 serta koordinasi sejumlah program kerja Kepemudaan dan Keolahragaan tahun anggaran 2020, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan Rapat Virtual demgan dinas yang menangani Kepemudaan dan Keolahragaan di Kabupaten/Kota se Kaltim.

Salah satu program yang dibahas adalah pemilihan pemuda pelopor, dimana sebagaimana definisi yang disampaikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bahwa Kepeloporan Pemuda adalah akumulasi dari semangat pemuda dalam mengembangkan potensi diri, guna merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas pelbagai masalah.

"Hal tersebut harus dilandasi sikap dan jiwa kesukarelawanan, tanggung jawab dan kepedulian untuk menciptakan sesuatu dan/atau mengubah gagasan pemikiran, tindakan dan perilaku menjadi suatu karya nyata yang berkualitas dan dilaksanakan secara konsisten dan gigih yang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat serta diakui oleh pelbagai pihak dan pemerintah,"jelas Kadispora Kaltim, Muhammad Syirajudin ketika memimpin rapat tersebut pada Senin (29/06/2020) di ruang rapat Ruhui Rahayu Kantor Dispora Kaltim di Kompleks Stadion Madya Sempaja.

Ditambahkannya untuk bidang kepeloporan meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Agama, Sosial dan Budaya, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata, Pangan dan terakhir Bidang Inovasi Tekhnologi.

Dari rapat tersebut, sejumlah Kabupaten Kota menyampaikan bahwa mereka tengah melakukan proses seleksi Pemuda Pelopor, diantaranya Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara yang telah memasuki tahap Fact Finding atau sekelsi penyesuaian fakta yang ada di lapangan.

Demikian pula dengan Dinas pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan yang tengah melaksanakan proses seleksi.

Hal lain yang menjadi pokok bahasan adalah mengenai pelaksanaan Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun 2020 dimana Dispora setiap tahunnya menyiapkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Disampaikan Syirajudin bahwa hingga rapat ini digelar, Dispora Kaltim masih menunggu Surat Edaran Kemendagri terkait pelaksnaan upacara.

"Untuk di Provinsi, rencananya Petugas Paskibraka akan diambil dari Purna Paskibraka Indonesia tahun sebelumnya dengan jumlah maskimal 12 orang, terdiri dari 9 orang petugas inti dan 3 orang petugas cadangan baik penaikan maupun penurunan. Silahkan Kabupaten Kota mengikuti apa yang direncanakan oleh Provinsi, namun demikian demi kebaikan bersama kita tetap menunggu surat edaran terkait hal tersebut dari Pemerintah Pusat,"katanya.

Dari beberapa Kabupaten Kota menyampaikan ada yang mengikuti rencana provinsi, namun adapula dinatara meeka yang berinovasi sesuai kondisi daerahnya masing-masing, mengingat pandemi Covid -19 masih membayangi. Untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA, seluruh peserta bersepakat untuk ikut serta meski agenda 2 tahunan tersebut bergeser ke tahun 2021 dan akan mempertandingkan 18 Cabang Olahraga dengan rencana 1 (satu0 Cabor tambahan yakni catur. Kepala Dispora Kutai Barat, F. Bang Ngau pada kesempatan tersebut mengusulkan agar adanya olahraga tradisional yang ikut dipertandingkan dalam event POPDA di Beru sebagai upaya bersama menjaga kelestarian olahraga berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur.

Kadispora Berau, Amiruddin, mengatakan bahwa Berau terus melakukan langkah persiapan khususnya venur pertandingan yang nantinya juga akan dipergunakan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)tahun 2022.

"Kami akan segera merumuskan mengenai pelaksanaan Popda 2021 untuk segera disampaikan ke seluruh kanbupaten/Kota, khsusnya terkait apa yang menjadi tanggung jawab berau sebagai pelaksana, dan apa yang menjadi peserta sehingga tidak terjadi tumpang tindih penganggaran,"jelasnya.

Sementara dari Kota Bontang, Kadisporapar Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan siap mengikuti hasil rapat, namun demikian dirinya meminta agar Dispora Provinsi segera menyurati secara resmi Kabupaten/Kota melalui Bupati dan Walikota karena terkait penteapan anggaran. Senada dengan Dispora Bontang,

Kadisporapar Balikpapan, Dortje Marpaung juga meminta agar adanya surat dari Pemprov Kaltim untuk kegiatan yang melibatkan Kabupaten/Kota.

Pada kesempatan itu, Dortje juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan Disporapar Balikpapan bersama Komunitas Pemuda dalam pandemi Covid-19.

Rapat diikuti 9 Kabupaten Kota minus Dispora Kabupaten Paser yang absen dalam rapat vidrtual kali ini.

Selanjutnya Kadispora Kaltim menyampaikan akan terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota dalam upaya mensinkronkan pembangungan Kepemudaan dan Keolahragaan di Kalimantan Timur secara bersama-sama. (rdi)