DISPORA PASTIKAN PELAYANAN TETAP BERJALAN

SAMARINDA-Pegawai Negeri Sipil sebagai aparatur pemerintah merupakan salah satu penentu keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan dan tujuan nasional.

Dalam masa Pandemi Covid-19, Sekretariat Dispora Kaltim tetap menjalankan tugas pokok dan fungsinya guna memastikan pelayanan kepegawaian dan masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Seperti pada Kamis (30/7/2020) sejumlah pegawai tetap menjalankan tupoksinya.
Plt. Kadispora Kaltim, Muhammad Syirajudin, tetap hadir di Kantor Dispora Kaltim Kompleks Stadion Madya Sempaja, dalam upaya memastikan administrasi perkantoran tetap berjalan dengan baik.

Demikian pula halnya dengan pejabat administrator yang tetap masuk sebagaiman surat edaran Gubernur nomor 065/3674/B.Org tertanggal 18 Juni 2020 tentang sistem kerja Pegawai Negeri Sipil Dalam Tatanan Normal baru yang dijelaskan bahwa penyesuaian sistem kerja berupa pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (Work From Office) dilalukukan dengan cara shift paling banyak 1/5 dari jumlah pegawai yang ada, di luar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator.

Kasubbag Umum, Nuurnuthfah Arief yang tengah menyiapkan daftar piket satpam dan staf subbag umum, menyampaikan bahwa sebagai pegawai di pemerintahan maka kunci utama yang harus dipahami adalah pelayanan dan syarat untuk melayani kepada publik adalah dengan sepenuh hati.

"Teman-teman ini hadir ke kantor tentu dengan ikhlas melayani dengan memperhatikan lima indikator memaksimalkan pelayanan publik yakni percepatan pelayanan, efisiensi pelayanan, akurasi pelayanan, fleksibilitas kerja, dan dampak sosial,"ujarnya.

Di ruangan subbag Keuangan, Pengadministrasi Keuangan, Lili Pandeseilia dan Pengelola data dan pengelolaan sistem informasi perbendaharaan Nurjannatim Naim menyiapkan berkas-berkas guna memastikan penerimaan gaji PNS dan Non PNS dapat tepat waktu.

Di ruangan subbag umum, pengadministrasi kepegawaian, Tri Mulyana menyiapkan laporan rekap absensi kepegawaian. Meski pegawai sebagian besar Work From Home (WFH), namun absen dan laporan kinerja tetap harus disampaikan pegawai yang bersangkutan secara berjenjang sebagai pertanggungjawaban.

Masih di subbag Umum, Arsiparis Annisa Nurul Fadjria didampingi Pengelola Arsip Kusno melakukan pembenahan dan penataan arsip tahun 2018 ke bawah. (rdi)