DISPORA MATANGKAN PUSLATDA PASKIBRAKA PROVINSI KALTIM

SAMARINDA-Salah satu kunci sukses pengibaran Bendera Pusaka oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) adalah latihan rutin yang dilakukan secara sistematis dan terarah.
Untuk itu, setiap tahunnya Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) menjalankan amanah untuk menyiapkan pemuda-pemuda dari seluruh Kabupaten dan Kota se Kaltim yang sebelumnya telah menjalani proses seleksi ketat tersebut.
Tahun ini sebanyak 40 pemuda terpilih itu, akan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) di Komplek Gelora Kadrie Oening Sempaja selama kurang lebih 20 hari hingga puncaknya menjalani tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-77 tahun 2022.
"Sebagaimana hasil rapat dengan Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia beberapa waktu lalu, pelaksanaan upacara akan kembali dilaksanakan di Stadion Madya Gelora Kadrie Oening namun dengan jumlah peserta yang dibatasi sesuai ketentuan pemerintah mengenai pandemi," jelas Kepala Dispora Kaltim, Agus Tianur yang diwakili Kabid Pengembangan Pemuda, Rasman dalam rapat perisapan Pusdiklatda Calon Paskibraka Kaltim, Senin (4/7/2022).
Ditegaskan Rasman rapat ini sebagai upaya  agar pusdiklatda dapat berjalan dengan lancar dan sukses, termasuk membahas pihak-pihak yang terlibat  dalam kegiatan tersebut.
"Saya minta seksi Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda (K3P) menyiapkan detail langkah-langkah persiapan, pelaksanaan hingga selesainya pusdiklat. Surat-surat terkait permohonan pihak yang terlibat untuk segera dikirimkan termasuk surat pemanggilan peserta," pesannya.
Disamping itu, dirinya juga meminta untuk terus dilakukan cek dan ricek, kerjasama seluruh tim dan jangan sampai ada hal-hal yang justru menjadi kendala bagi keberhasilan pengibaran dan penurunan bendera.
"Saya tekankan kembali bahwa kerjasama adalah hal penting yang harus dikedepankan, termasuk semua staf di Bidang Pengembangan Pemuda harus membantu kesuksesan kegiatan ini. Koordinasi harus dibangun dan dijaga selama pelatihan," pungkasnya.
Selama pusdiklatda ini peserta akan didampingi 24 jam oleh tim pelatih serta tim kesehatan dan psikolog serta mendapatkan sejumlah materi terkait kepemudaan dan paskibraka dari narasumber yang telah berpengalaman di bidangnya. (rdi/ppiddisporakaltim)