CAPASKIBRAKA NASIONAL ASAL KALTIM  MASUK CANDRADIMUKA WILADATIKA

DEPOK - Setelah menepuh perjalanan krang lebih 2 jam dengan pesawaat udara, Calon Paskibraka Nasional asal Kaltim Muhammad Remyza Baihaqi bersama Fulgentia Marianne tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta dari Bandara APT Pranoto Samarinda.
Didampingi Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Rasman bersama staf Ruthsye Olviana Maria Akay, keduanya langsung disambut panitia dari Badan Pembina Ideologi Pancasila (Pancasila) untuk kemudian menuju Taman Rekreasi Wiladatika, Jalan Jambore Nomor 1, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis guna bergabung dengan perwakilan dari 33 Provinsi lainnya.
Keduanya akan berada di tempat yang akan menjadi rumah mereka hingga 26 Agustus mendatang , rumah yang menjadi tempat mereka ditempa dalam candradimuka  pendidikan dan pelatihan oleh para pelatih dan pembina.
Remyza yang akrab disama Eza mengaku antusias dan semangat untuk menjalani program pendidikan dan latihan.
"Bismillah, in sya Allah saya sangat antusias dan bersemangat, semoga saya mampu memberi yang terbaik untuk nama baik Kalimantan Timur, keluarga dan sekolah," ujarnya.
Sementara Dency (panggilan akrab Fulgentia,red) ketika ditanya tentang persiapan yang dilakukan, menjelaskan bahwa selama kurang lebih 4 bulan terakhir menjalani program latihan baik fisik maupun baris berbaris.
"Puji Tuhan, dari awal mengikuti seleksi di Bontang, saya secara rutin menjalani program latihan yang diberikan pelatih dari TNI, semoga bekal yang saya bawa bermanfaat dan dapat membawa hasil terbaik," harapnya.
Rasman bercerita sepanjang perjalanan keduanya terlihat sangat kompak  dan mandiri.
"Anak-anak kita ini luar biasa, sejak berangkat dari kantor Dispora hingga pendaftaran di tempat diklat, mereka sigap melakukan semuanya secara mandiri, seperti check in, saling mengingatkan barang bawaan, kekompakannya luar biasa, padahal mereka berasal dari dua Kota yang berbeda," kata Rasman saat dihubungi via ponselnya.
Di tempat Diklat, Calon Paskibraka Nasional Kaltim dan pendamping disambut Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP, Andriani Johar dan Martha Maya yang pernah ke Kaltim memantau langsung jalannya seleksi pemilihan Capaskibraka nasional di Bumi Etam. (rdi/ppiddisporakaltim)