BUKA YEBE, KADISPORA MINTA PEMUDA KALTIM BER-MINDSET ENTREPRENEUR

SAMARINDA-Masih dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda Ke-93, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) menggelar Youth East Borneo Entrepreneur disingkat YEBE.
Kegiatan yang menggandeng Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kaltim ini dibuka langsung Kadispora Kaltim Agus Tianur dengan diikuti 100 pemuda secara luring dan daring.
Disampaikan Agus bahwa sebuah negara dapat dikatakan sebagai negara maju salah satunya apabila pelaku entrepreneur lebih dari 14% dari rasio penduduknya. Sementara di Indonesia, pelakunya baru mencapai 3,1%.
"Ini tentu menjadi perhatian kita bersama dimana perlu diadakan percepatan dan kemudahan agar pelaku ekonomi Indonesia bisa meningkat jauh. Salah satunya seperti yang kita laksanakan hari ini melalui Bidang Pengembangan Pemuda seksi Infrastruktur dan Kewirausahaan Pemuda," ujar Agus ketika membuka kegiatan yang mengambil tema Mewujudkan Generasi Muda Mandiri dan Berkualitas Melalui Pengembangan Kewirausahaan Pemuda itu.
Sebuah ironi, lanjutnya, bahwa pemuda kini memiliki kecenderungan untuk menjadi pekerja setelah lulus sekolah ataupun kuliah dari pada menciptakan lapangan kerja atau dengan kata lain berwirausaha.
"Negara kita akan mendapat bonus demografi. Tentu harus dapat dimanfaatkan dengan menyiapkan pemuda menjadi entrepreneur. Karena bagaimanapun diperlukan jumlah entrepreneur yang banyak dan berkompeten agar dapat menjadikan negara ini sebagai new market country, " lanjutnya.
Oleh karenanya hal tersebut harus diimbangi dengan berbagai program pengembangan sumber daya manusia (SDM) bangsa yang membentuk pola pikir pemuda dari yang sebelumnya mencari pekerjaan digantikan dengan membuka usaha dan mem­bangun bisnis sendiri.
"Semakin banyak pemuda yang menjadi entrepreneur maka kekuatan ekonomi bangsa akan semakin meningkat. Apalagi di era milenial di mana teknologi telah berkembang pesat, maka pemiluda harus mampu memanfaatkan dengan inovasi-inovasi diimbangi skill berwirausaha agar tak kalah dengan pemuda negara lain," tutupnya.
Sebelumnya Ketua Panitia, Agung Sugiarto yang juga Kasi Infrastruktur dan Kewirausahaan Pemuda Dispora Kaltim melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pertumbuhan minat kewirausahaan pemuda sehingga dapat bersaing di masa depan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. (mri/rdi/ppiddisisporakaltim)