BERSANDING FESTIVAL BUEN 3, PEMBUKAAN KIRAB PEMUDA INDONESIA DI KALTIM MERIAH

Kirab Pemuda Indonesia titik singgah Kalimantan Timur yang berada di Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara dibuka dengan meriah, dimana kegiatan ini bersanding dengan Festival Buen 3, yang merupakan sebuah festival dengan penampilan budaya dan kuliner di sepanjang jalan Bangun Mulya.

Dibuka langsung Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Arifin Majid, di Balai Desa Bangun Mulya, 50 Peserta Kirab Pemuda Indonesia yang terdiri dari pemuda perwakilan 34 provinsi serta perwakilan organisasi kepemudaan tingkat pusat, Peserta Kirab terlebih dahulu membaca Ikrar Pemuda yang dipimpin Prisilia Dina Fitdiyanti, peserta Kirab asal Provinsi Kaltim.

“Sebagai pemuda saya meminta kalian jangan pernah takut bersaing, jadikan setiap tantangan sebagai pemacu semangat untuk berhasil. Hari ini kita merayakan 90 tahun Sumpah Pemuda, dimana pemuda-pemuda Indonesia saat itu membuktikan bahwa mereka mampu mengubah nasib  bangsa untuk lepas dari penjajahan dengan bersatu dan berikrar untuk menyatukan perjuangan bangsa dalam satu bingkai kesamaan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia,”ujarnya.

Gubernur Kalimantan Timur, yang diwakili Plt. Asisten I Pemprov Kaltim, H. M. Syabani, mengatakan bahwa Kaltim bangga menerima pemuda dari 34 provinsi, dan berharap mereka dapat mengambil sebuah ilmu dan pelajaran yang bermanfaat selama berada di Kaltim.

“Sejarah akan mencatat kalian sebagai pemuda-pemuda yang mampu menyatukan perbedaan dalam sebuah kegiatan Kirab pemuda Indonesia. Kalian harus dan patut berbangga dan menjadikan pengalaman yang kalian dapat selama mengikuti kegiatan sebagai ilmu yang bermanfaat dalam menjelajahi kehidupan kedepan,”Ujar Syabani.

Sebagaimana dilaporkan Kadispora Kaltim, H.M. Syirajudin, bahwa peserta Kirab Pemuda Indonesia selama di Provinsi Kaltim akan melakukan sejumlah kegiatan, diantaranya Pawai Budaya Kreatif bersama ribuan pelajar, bakti social, mengikuti Upacara Hari Sumpah Pemuda, Pentas Seni, kunjungan kebangsaan ke Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama di sekitar lokasi Homestay.

“Peserta selama kegiatan di sebar ke sejumlah rumah tinggal penduduk di Desa Bangun Mulya, hal ini agar mereka lebih menyatu dengan budaya setempat, disamping peserta juga akan merasa dirumah sendiri dengan system bapak angkat selama kegiatan yang akan berlangsung hingga tanggal 31 Oktober 2018, dan selanjutnya peserta akan menuju ke Kalimantan Utara,”lapornya.

Usai dibuka yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Arifin Madjid, peserta mengikuti Pawai Budaya Kreatif bersama 3.000 lebih pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara, diawali dengan bentangan Bendera Merah Putih yang dibawa Pramuka Pengegak kbupaten PPU sepanjang kurang lebih 100 meter.  (rdi)