AYU, PUTRI SAMARINDA YANG TERPILIH SEBAGAI KETUA DELEGASI INDONESIA DI SSEAYP

Putri kelahiran Samarinda 21 Mei 26 tahun silam, Ayu Pratiwi Muyasyaroh, dipercaya sebagai Youth Leader (YL) Kontingen Indonesia pada program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) mewakili Provinsi Kalimantan  Timur dan Indonesia untuk The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) tahun 2019 yang diikuti Pemuda dari 28 provinsi di tanah air .

Saat ini Ayu tengah mengikuti Program Pre Departure Trainning (PDT) di Kompleks Seskoal Jakarta Selatan, sebelum memulai perjalanan bersama pemuda lainnya dari sejumlah negara Asean seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Myamar, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, dan Laos dan akan berlayar dengan Kapal selama dua bulan hingga Desember mendatang.

Sebelum berangkat, Ayu sempat berpamitan ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim yang diterima langsung oleh Kabid Pengembangan Pemuda, Hardiana Muriyani bersama Kasi Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan, Nunung Suryani, dan menyampaikan terimakasihnya atas dukungan Pemerintah provinsi Kalimantan Timur melalui Dispora Kaltim  selama ini.

Ditanya mengenai terpilihnya dirinya sebagai Ketua Delegasi Indonesia, menurut Ayu hal tersebut melalui proses wawancara dan psikotes yangg dilakukan oleh Kemenpora RI dan SII (SSEAYP Internasional Indonesia, Inc.) dan harus bersaing dengan 5 kandidat lainnya yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Utara.

"Insya Allah saya telah  siap secara fisik maupun mental. Untuk kegiatan diatas Kapal, saya bersama 3 wakil Indonesia lainnya akan membawakan sebuah kegiatan dengan tema Borneo Festival, dimana pada salah satu sesi saya akan mempresentasikan salah satu ragam budaya di Kaltim yakni ragam budaya Suku Dayak,"jelas putri dari Muhammad Subli (Alm.) dan Siti Falehah ini.

Lebih lanjut Ayu yang memiliki hobi social and voluntary activities bertekad menjadikan kontingen Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa dan negara serta tentunya menjadi delegasi Kaltim yang membanggakan nama Provinsi serta dapat membawa nama Kaltim di tingkat internasional.

Prestasi lainnya yang pernah diukir Putri yang menamatkan pendidikannya di S1 FMIPA Kimia UGM ini adalah Duta Muda Indonesia dalam ASEAN MY World 2030 Advocacy Programme dan untuk esai dengan topik Ekonomi Hijau mendapat penghargaan dari World Resource Institute Indonesia dan The United Nations Office for REDD+ Coordination in Indonesia (UNORCID).

SSEAYP merupakan program kerjasama antara negara-negara di Asia Tenggara dengan Jepang, yang telah ada sejak tahun 1974 di bawah koordinasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, dengan tujuan untuk memperkuat kerjasama dan pemahaman antar budaya yang saling menguntungkan antara pemuda negara-negara tersebut.

Nantinya para peserta berkesempatan berkunjung ke Jepang dimana selama pelayaran peserta akan mengikuti program yang telah disiapkan  diantaranya diskusi, solidarity group activities, club activities hingga pertunjukan dan pameran kebudayaan di mana setiap delegasi negara peserta diberi kesempatan untuk menampilkan seluruh kekayaan kebudayaan milik negaranya. (rdi)