ASDEP POT DAN LK KEMENPORA JAJAKI KEMUNGKINAN KALTIM TUAN RUMAH PEKAN OLAHRAGA TRADISIONAL

SAMARINDA - Rabu (17/7) siang, Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemnepora RI, Aris Subiyono, beraudiensi ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur dan diterima langsung Kadispora Kaltim, Syirajudin, di ruang kerjanya.

Disampaikan Asdep Aris Subiyono bahwa maksud kedatangannya adalah dalam rangka melakukan koordinasi dan menjajaki kemungkinan pelaksanaan Pekan Olahraga Tradisional Indonesia (POTI) tahun 2019 yang diikuti 34 (tiga puluh empat) Provinsi bersamaan dengan pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) di Bulan November 2019 mendatang.

"Bapak Menpora bersama Bapak Deputi menyampaikan agar pelaksanaan POTI jangan sampai kalah meriah dengan FORNAS, dan beliau berdua berpesan agar pelaksanaannya dapat berbeda dengan pelaksanan-pelaksanaan sebelumnya. Jangan sampai hanya sekedar menyelesaikan kegiatan sebagai formalitas,"ujarnya.

Aris juga menyampaikan bahwa Menpora Imam Nahrawi berharap kegiatan POTI yang direncanakan hanya mempertandingkan 2 (dua) olahraga tradisional yakni Terompah Panjang dan Enggrang tersebut, dapat mengikutsertakan masyarakat banyak, pelajar serta pegawai di Kalimantan Timur sehingga olahraga tersebut dapat menyentuh semua lini dan memasyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kadispora Syirajudin menyambut baik dan mengapresiasi hal tersebut, apalagi tujuannya adalah memasyarakatkan olahraga tradisional dan olahraga kearifan lokal sehingga dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Namun demikian kami juga harus menyesuaikan beberapa hal, mengingat FORNAS dilaksanakan secara bersama, yang tentu akan menguras SDM yang ada serta pembiayaan yang hingga kini Dispora Kaltim belum menganggarakan terkait POTI tersebut,"katanya.

Lebih lanjut Syirajudin menyampaikan  bahwa Dispora Kaltim dan Pemerintah Provinsi saat ini tengah fokus menyiapkan Fornas yang akan mempertandingkan 54 cabang olahraga termasuk didalamnya dan 11 cabang olahraga kearifan lokal seperti panahan tradisional dan enggrang, serta 7 cabor ekhsebisi.

"Kami pada dasarnya tersanjung dipercaya oleh Kemenpora untuk menggelar POTI bersaman dengan FORNAS, namun sebagaimana sering saya sampaikan di berbagai pertemuan, bahwa kami tak hanya mengusung sukses prestasi, sukses ekonomi kerakyatan dan sukses pelenyelenggaraan, namun kami juga mengusung sukses administrasi, dari sejak perencanaan hingga pelaporan,"pungkasnya.

Pada pertemuan ini, hadir seluruh pejabat eselon III di lingkup Dispora Kaltim diantaranya Plt. Kabid Pembudayaan Olahraga yang juga merupakan Kabid Pemberdayaan Pemuda , Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, serta Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim.  (RDI)