AGUS TIANUR : TINGGALKAN POLA PIKIR MENJADI PEGAWAI, MULAILAH BERWIRAUSAHA

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan melaui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) berupaya untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Minyak khususnya melalui tangan-tangan wirausaha pemuda .

Salah satu cara untuk mencapainya yakni dengan memberi pembekalan kepada 50 wirausaha pemuda di Kota Balikpapan melalui pelatihan yang mengangkat tema Wirausaha Muda Meraih Peluang Bisnis di Era Digital yang dilangsungkan di Aula DPOP Balikpapan, Rabu (17/11/2021).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Agus Tianur, yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut mengajak seluruh yang hadir membangun wawasan dan pola pikir menjadi wirausahawan.

“Saya hadir disini bukan sebagai pelaku usaha, jadi saya tidak berbagi pengalaman, namun yang saya sampaikan lebih kepada motivasi, membangun wawasan, merubah pola pikir. Seperti di kantor Dispora, semua Non PNS saya sampaikan jangan terpaku menjadi tenaga kontrak, di usia yang masih muda harus membuka pikiran berwirausaha di luar. Karena sebagai tenaga kontrak waktu banyak habis di tempat kerja, saya yakin kesempatan itu ada,”ujarnya

Pemuda Balikpapan menurutnya, harus bersyukur karena hanya  ada satu pemerintahan dalam satu kota, yang membuat orientasi pemuda menjadi pegawai tak sebesar di Kota Samarinda yang terdapat dua pemerintahan, yakni Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Beberapa orang tua masih berfikir dan bangga melihat anaknya bekerja di kantor pemerintahan, padahal hal itu akan membuat pola pikir sang anak terbentuk menjadi orang yang kerja pagi pulang sore dan mengharapkan gaji sebulan sekali, yang akhirnya berujung menjadi “kuburan” mereka dalam berinovasi dan berkarya,” lanjutnya.

Artinya, tidak terbuka, padahal pemuda harus punya pemikiran menggapai hal yang lebih tinggi dan menjadi orang yang sukses.

“Dari data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tingkat pengangguran terbuka (TPT) saat ini banyak berasal dari jenjang pendidikan tinggi, dimana sekitar 6,97 persen lulusan universitas dan 6,61 persen lulusan diploma merupakan pengangguran terbuka lulusan universitas,” lanjutnya.

Berdasarkan data itu, dirinya mengajak pemuda di Kota Balikpapan untuk mulai berorientasi menjadi wirausahawan dengan melirik berbagai bidang yang ada, terutama mengingat Balikpapan akan menjadi pintu masuk utama Ibu Kota Negara di masa mendatang.

“Wirausaha harus memiliki jiwa kreatif, ulet, dan fokus dengan apa yang dikerjakan, dan terpenting adalah tidak cepat puas dengan hasil yang didapat. Selain itu, kalian juga dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman dalam menghadapi persaingan global di era revolusi industri 4.0,” tutupnya.

Kegiatan yang dibuka Sekretaris DPOP Balikpapan Arif Dwiyanto tersebut juga menghadirkan Lidyawati Lamakampali selaku Manajer Pengembangan UMKM Bank Indonesia, Istia Budi dari Indigo Space serta Bambang Herlandi dari SMKN 3 Balikpapan. (mri/rdi/ppiddisporakaltim)