39 PPID PEMBANTU PEMPROV KALTIM IKUTI WORKSHOP PEMUTAKHIRAN DATA DAN ASPIRASI ETAM

SAMARINDA– Selama 2 (dua) hari terakhir, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim menyelenggarakan Workshop Pemutakhiran Data Website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemprov dan Workshop Aspirasi Etam yang diikuti 39 PPID pembantu Organisasi pemerintah daerah (OPD) Pemprov Kaltim.

PPID Pembantu Dispora Kaltim mendapat giliran di hari terakhir, Kamis (5/9),  bersama 19 OPD lainnya mengikuti kedua workshop tersebut yang dilaksankan di Ruang Kudungga Kantor Diskominfo Kaltim Jalan Basuki Rahmat No.41 Samarinda.

Mewakili Kadiskominfo, Sekretaris Diskominfo Kaltim, Eka Wahyuni menjelaskan bahwa Diskominfo Kaltim telah melakukan penyempurnaan website PPID Pemprov Kaltim. Hal in sebagai upaya untuk memberikan kemudahan pelayanan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kepada masyarakat. Untuk itu perlu dukungan seluruh PPID Pembantu OPD di Lingkungan Pemprov Kaltim untuk memasukkan data  yang dibutuhkan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Dengan telah diperbaruinya website PPID Pemprov Kaltim, maka diharapkan pula website masing-masing OPD Provinsi Kaltim juga harus sudah diperbaharui. PPID pembantu diminta dapat melakukan penginputan data di website tersebut melalui admin yang telah mendapatkan pelatihan di workshop kali ini dari tim IT Diskominfo dimana setiap admin dari SKPD akan memiliki akses ke website PPID Utama,"jelasnya.

Terkait mengenai workshop Aspirasi Kaltim disampaikan Eka bahwa aplikasi ini adalah menyikapi meningkatnya tuntutan masyarakat atas tata kelola pemerintahan yang baik, dimana manajemen pelayanan aspirasi dan aduan masyarakat yang ada di sektor publik perlu mendapat prioritas.

“Layanan Aplikasi Aspirasi Etam merupakan layanan penyampaian Aspirasi/Aduan masyarakat Provinsi Kalimantan Timur secara online. Dimana aspirasi masyarakat merupakan elemen penting bagi instansi daerah, karena layanan ini bertujuan memperbaiki kinerja dan menindaklajuti aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan,” jelasnya.

Nantinya PPID pembantu di masing-masing OPD akan menindaklanjuti dan menyampaikan kepada Pimpinannya terkait aspirasi ataupun aduan masyarakat yang masuk terhadap pelayanan di OPDnya.

Sesuai tujuan pembuatannya Aspirasi Etam memiliki beragam manfaat, dimana digunakan untuk untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat sebagai upaya keterbukaan informasi publik, tentunya tak hanya sebatas aduan atau laporan, namun juga masyarakat dapat mengirimkan aspirasi atau gagasannya untuk kemajuan dan pengembangan pelayanan yang dilakukan oleh Pemerintah provinsi kalimantan timur khususnya. (rdi)

Baca Juga :